Terlibat Kasus Pengeroyokan, 6 PELAJAR Ditangkap dan Menangis di Kantor Polisi

TANGERANG (POSBERITAKOTA) ■ Terlibat kasus pengeroyokan hingga korbannya dirawat di RSUD Tangerang, 6 pelajar dari sebuah sekolah kejuruan di Kota Tangerang, ditangkap polisi. Ketika satu-persatu diperiksa di Polsek Tangerang Kota, mereka menangis minta pulang.

Ke-6 pelajar SMK tersebut, satu-persatu mengakui melukai korbannya pakai senjata tajam dan penggaris mintar. Mereka adalah Ton (27), Sal (16), Yan (16), Abd (16), Sud (17) dan Liq (15). Sedangkan korban, Teddy Hermawan (17) yang juga seorang pelajar warga Batuceper, Tangerang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Mengenai motif pengeroyokan masih kami dalami. Namun para pelaku mengaku sebelumnya pernah bentrok dengan pelajar dari sekolah lain ,” jelas Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Ewo Samono SH, Kamis (16/8) malam.

Menurut Kapolsek, aksi pengeroyokan terjadi Selasa (14/8) pagi sekitar pukul 09:00 WIB, di Jalan Benteng Betawi, Tanah Tinggi, Tangerang. Ketika kejadian, sempat membuat macet arus lalu lintas, karena pengendara kendaraan bermotor khususnya mobil ketakutan terkena lemparan batu. Saat itu, diketahui korban bernana Teddy Hermawa, siswa kelas 1 SMK Negeri di Tangerang itu, akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Dalam pemeriksaan polisi, ke-6 oknum pelajar yang ditangkap Rabu (15/8) malam itu, mengakui perbuatannya. Ada yang membacok pakai clurit dan ada juga yang melukai korban pakai penggaris mistar. Setelah mengeroyok, mereka melarikan diri.

“Namun hasil keterangan saksi mata, para pelaku satu-persatu, akhirnya berhasil ditangkap anggota Resmob Polsek Tangerang Kota,” jelasnya. ■ Red/WARTO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here