Ada 2 Perkara Hukum Diduga Mandeg, KETUA DPC DEMOKRAT JAKUT Melapor ke Ombudsman

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Kecewa terhadap dua kasus laporan polisi yang diduga mandek, Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara Sulkarnain, mengadu ke kantor Ombudsman Perwakilan DKI Jakarta. Dia meminta kepada lembaga pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik tersebut untuk mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas laporan pencemaran nama baik dan dugaan penggelapan dokumen rekap suara Pemilu 2019.

Sulkarnain didampingi sejumlah kader Partai Demokrat DPC Jakarta Utara, menyambangi kantor Ombudsman RI di Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan. “Kedatangan saya di sini untuk menyampaikan keluhan lantaran dua perkara hukum yang saya laporkan ke polisi patut diduga mengalami jalan di tempat atau belum ada perkembangan proses hukum lanjutan,” ujarnya usai melapor ke Ombudsman, Minggu (13/10).

Dua perkara hukum yang diduga mandek, yakni terkait laporannya tentang pencemaran nama baik terhadap seseorang berinisial S. Laporan ini tertanggal 21 Mei 2019 di Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya. “Yang kedua, laporan dugaan penggelapan dokumen negara berupa hasil rekap suara Pemilu 2019 di KPU Kota Jakarta Utara, yang laporannya tercatat tanggal 30 Juni 2019 di Polres Metro Jakarta Utara,” jelas Sulkarnain.

Baca Juga:  Diancam Hukuman Mati, HS PELAKU Tunggal Keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi

Menurutnya, sampai sekarang belum ada realisasi langkah hukum lanjutan, terkait dua laporan perkara tersebut. Sulkarnain berharap Ombudsman dapat segera melakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian terhadap dua perkara hukum tersebut agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan sampai ada intervensi politik dalam perkara penggelapan dan penipuan dokumen negara berupa hasil rekap suara Pemilu 2019 di KPU Kota Jakarta Utara,” ujar Sulkarnain.

Secara terpisah, juru bicara DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Anis Fauzan saat dikonfirmasi wartawan menyatakan pihaknya belum bisa berkomentar terkait laporan Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara Sulkarnain ke Ombudsman.

“Terkait perihal dua perkara kasus yang ditangani di Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya saya belum bisa memberikan penjelasan, karena soal kedatangannya ke kantor Ombudsman, saya baru dengar,” dalihnya. ■ RED/JOKO S

Beri Tanggapan