Buruh Dapat Jaminan Sosial Kartu Pekerja, GUBERNUR Tetapkan UMP DKI 2020 Sebesar Rp 4,3 Juta

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan kebijakan peningkatan kesejahteraan Pekerja/Buruh melalui kolaborasi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan telah menghasilkan Program Kartu Pekerja Jakarta, Gerai Koperasi Pekerja dan Pengembangan Kewirausahaan Terpadu.

Penetapan UMP pun menjadi momen yang ditunggu oleh pekerja/buruh setiap tahunnya. Sesuai ketentuan perundangan bahwa setiap tanggal 1 November, Gubernur seluruh Indonesia secara serentak mengumumkan besaran UMP. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan besaran UMP DKI Jakarta Tahun 2020 di Balaikota Jakarta, Jumat (1/11).

Anies menuturkan besaran UMP DKI Jakarta Tahun 2020 yakni terdapat kenaikan 8,51 % dari tahun sebelumnya. “Hari ini saya sampaikan bahwa UMP DKI Jakarta Tahun 2020 sebesar Rp. 4.276.349.906 atau mendekati Rp 4,3 juta,” tuturnya.

Baca Juga:  Senator Bang Dailami Siap Dukung ITF jadi Program Prioritas Gubernur DKI Jakarta Terpilih

Besarnya kenaikan upah setiap tahunnya menjadi satu-satunya faktor peningkatan kesejahteran pekerja/buruh. Kendati demikian, Pemprov DKI Jakarta berupaya untuk membuat alternatif-alternatif lain selain kenaikan upah dalam rangka peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh di DKI Jakarta.

Pemprov DKI juga berkolaborasi dengan masyarakat khususnya pekerja/buruh dalam rangka menyusun program-program peningkatan kesejahteraan. Salah satu hasilnya adalah program Kartu Pekerja yang merupakan program kebijakan Pemprov DKI dalam rangka peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh.

“Kartu Pekerja memberikan bantuan meringankan beban biaya transportasi, pangan, dan pendidikan bagi anak pekerja/buruh,” papar Anies. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan