Unggah Meme Anies Bertata Rias Joker di Medsos, PAKAR KOMUNIKASI Dilaporkan Kahmi Jaya ke Polisi

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (Kahmi Jaya) akan melaporkan pakar komunikasi Ade Armando ke Polda Metro Jaya. Pelaporan itu didasari unggahan meme wajah Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan tata rias tokoh fiksi Joker yang diunggah di akun Facebook atas nama Ade Armando dan menjadi viral di media sosial (Medsos).

“Ade itu sepertinya tidak pernah bisa move on karena jagoannya kalah telak lalu dia menyerang Anies. Dia terus menebar kebencian kepada Anies, salah satunya dengan menyebarkan meme gambar Anies sebagai bentuk penghinaan. Kahmi Jaya akan melaporkan Ade atas dasar Ade telah melanggar ketentuan pencemaran nama baik seseorang. Sebab, Ade turut serta menyebarluaskan meme tersebut,” ujar Ketua Kahmi Jaya Mohamad Taufik di Jakarta, Jumat (1/11) malam.

Baca Juga:  Mediasi Gagal, SIDANG CERAI Gissela-Gading Ditunda Rabu Pekan Depan

Taufik mengatakan, saat ini timnya tengah mempersiapkan laporan ke Polda. “Secepatnya akan kami laporkan,” tegasnya. Ade dapat disangkakan melanggar Pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Saat dikonfirmasi wartawan, Ade Armando mengakui bahwa dia mengunggah meme itu di Facebook. Namun dia menegaskan, meme itu dibuat oleh orang lain.

“Benar saya yang unggah. Tapi bukan saya yang buat meme itu. Saya cuma meng-copy (unggah ulang) karena saya pikir bagus itu,” kata Ade.

Ia kemudian menjelaskan maksud unggahannya itu. Dia menuturkan, meme foto Anies dengan tata rias Joker itu sebagai kritik soal anggaran Rp 92 miliar untuk pengadaan lem Aibon yang bikin heboh. ■ RED/JOKO S/G

Beri Tanggapan