Diadakan Majelis Ahbabul Musthofa Kaligayam Tegal, 15.000 JAMAAH Memadati ‘Haflah Maulidrrasul Muhammad SAW’

TEGAL (POSBERITAKOTA) – Ada hal yang sangat spesial ketika hadir di acara ‘Haflah Maulidrrasul Muhammad SAW 1441 H‘ yang diadakan di Majelis Ta’lim Markaz Ahbabul Musthofa sekaligus sebagai Ponpes Daar Al Inayah, bertempat di Jalan Projosumarto I RT 15/RW 05 Kaligayam, Talang, Tegal, Selasa (5/11) kemarin. Tidak kurang dari 15.000 jamaah memadati perayaan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW tersebut.

Acara itu sendiri diadakan oleh gabungan dari kalangan Markaz Ahbabul Musthofa dan Majelis Rosulullah Wilayah Jawa Tengah. Sebab, Habib Mahdi Al Hiyed juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rosulullah Wilayah Jawa Tengah. Di mana jabatan tersebut ditunjuk oleh gurunya dari Kota Tarim Hadramaut Yaman, seorang ulama besar yang telah mencetak para Da’i di berbagai penjuru dunia, yakni Al’alamah Al Musnid Al Habib Umar Bin Hafidz.

Sejatinya, Habib Mahdi merupakan alumni dan angkatan pertama Darul Musthofa bersama Al Maghfurlah Al Habib Mundzir Bin Fuad Al Musawa, pendiri dan pimpinan Majelis Rosulullah.

Hampir di sepanjang gang atau perkampungan yang ada di wilayah RW 04 Kaligayam, Talang, Tegal, para jamaah mengular sambil duduk berjajar. Mereka yang hadir tidak cuma dari warga setempat. Tapi juga ribuan jamaah yang sengaja datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kalangan bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja – tumpah ruah untuk mengikuti prosesi jalannya acara sejak pukul 08.00 WIB hingga usai pukul 12.30 WIB.

Dikatakan oleh Mbah Joyo, Humas Panpel ‘Haflah Maulidrrosul Muhammad SAW 1441 H’, memang ada yang berbeda untuk perayaan di tahun 2019 ini. Jika sebelumnya dihadiri sekitar 10.000, justru sekarang membludak sampai 15.000 jamaah yang datang.

“Bukan hanya itu saja. Kami pun kedatangan tamu dari Malaysia dan Yaman. Yang jelas, kami sangat mensyukuri, karena ini bisa jadi bukti bahwa banyak jamaah atau umat Islam semakin mahabah (mencintai-red) Rasulullah Muhammad SAW,” tutur pria yang punya nama asli Ali Sandoyo itu kepada POSBERITAKOTA.

Menurutnya, Majelis Ahbabul Musthofa pimpinan Al Habib Mahdi bin Muhammad Al Hiyyed, secara eksistensi sudah ada sejak 19 tahun silam. “Kekharismatikan beliau (Habib Mahdi-red), karena ingin mensyiarkan tentang perlunya kita mahabbah atau meningkatkan kecintaan pada Rasulullah dan sekalgus untuk meneladaninya,” jelas dia.

Ditambahkan Mbah Joyo bahwa syiar dari Majelis Ahbabul Musthofa/Ponpes Daar Al Inayah, terkait sunah Nabi/Rasulullah Muhammad SAW. “Dalam kehidupan sehari-hari, harus ditonjolkan atau dihidupkan,” papar dia lagi seraya menyebut acaranya diawali rohah dan tahlil bersama.

Baca Juga:  Sarana Tak Memadai, Nelayan Pantai Larangan Tegal Kejar Target untuk Lebaran

Sedangkan Ketua Panpel Al Habib Muhammad Sulton Badar bin Segaf Al Habsy, menuturkan hal yang menjadi daya tarik pelaksanaan ‘Haflah Maulidrrosul Muhammad SAW 1441 H’, karena ingin istiqomah. “Santri ingin mengambil hikmah perayaan Maulid Nabi. Mereka ingin bisa bertemu Nabi Muhammad SAW, meskipun lewat mimpi dan mendapatkan syafa’at kelak. Dan, sudah banyak yang mengalami hal tersebut,” papar dia.

Siapa saja tamu istimewa yang bakal hadir serta ikut memberikan tausiah (ceramah)? Mereka antara lain Al Habib Hadi Bin Abdul Qodir Al Idrus, Sayid Idrus Al Jufri dari Malaysia, juga ada Syech Ahmad Bafadhol dari Yaman yang membawakan qasidah dengan merdu dan Penceramah kondang yang selalu hadir di setiap tahunnya yaitu Syech Fikri Bin Toriq Al Katiri dari Jakarta.

Hadir pula pimpinan dari aparatur Pemerintah dari Polres, Dandim dan Bupati Tegal. Seusai acara para jamaah disuguhi tidak kurang 2500 nampang nasi kebuli untuk kalangan bapak-bapak. Begitu pula untuk kalangan ibu-ibu dengan jumlah sama.

Sedangkan yang tidak kalah menarik di setiap tahunnya, sebelum acara inti ceramah yakni pembacaan Maulid Nabi, ada prosesi akad nikah santri Ahbabul Musthofa. Bahkan pada tahun 2019 ini, ada pemberian hadiah khusus untuk santri Ponpes Daar Al Inayah pimpinan Habib Mahdi Al Hiyed tersebut. Hadiah itu diberikan kepada para santri yg berprestasi dalam menghafal Al-Qur’an dan juga Halaqoh Kitab. Ada tiga Santri yg mewakili untuk menerima hadiah, di mana ada yang sudah hafal 10 jus.

Ada pula yang membuat hati ini tersentuh, seorang santri non mukim atau tidak menetap yang berprestasi dalam Halaqoh Kitab. Padahal, ia hanya seorang anak yang setiap paginya berjualan bubur ayam. Lalu, selepas bekerja kemudian menimba ilmu di Ponpes Daar Al Inayah. Dalam acara itu, dipimpin oleh dewan guru Ponpes Daar Al Inayah, yakni Habib Umar Al Athos.

Rombongan jamaah yang hadir adalah dari cabang Ahbabul Musthofa di berbagai daerah. Antara lain seperti dari Cikeas, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta dari Cilacap (Jateng) yang rela menginap demi menghadiri acara tersebut.

Sementara itu untuk rombongan jamaah dari Majelis Ahbabul Musthofa wilayah Babelan, Bekasi terdiri dari Ismail, Harjono, Rohmad Wijaya, H Zaelani, ustadz Wanito, Toyib Baharuddin, Slamet Sahuri, Agus S, Diantoro, ustadz Saiful Aziz, H Jaelani, Syaefulloh, Cahyono serta ustadz HM Makhtum. □ RED/AGUS SANTOSA

Beri Tanggapan