Dikeluhkan Ribuan Warga, SALURAN LISTRIK di Babelan Sering ‘Byar-Pet’ & Bikin Rawan Maling

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Saluran listrik di wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mulai kumat lagi. Sering ‘Byar-Pet’ alias gampang padam dan hidup. Namun yang bikin kesal, karena institusi terkait yakni PLN wilayah Babelan, lebih sering tanpa mengeluarkan pemberitahuan terlebih dulu.

Dalam sepekan di awal Nopember 2019 ini saja, sudah dua kali terjadi pemadaman atau listrik mati secara mendadak. Bahkan waktunya di malam hari, jelang diadakan sholat Isya pada pukul 19.00 WIB. Jika sudah padam, waktunya bisa sampai 1,5 atau bahkan 2 jam baru menyala kembali. Kondisi tersebut sering bikin rawan lingkungan.

Kejadian kriminalitas yang kerapkali dihadapi warga Babelan, terutama terkait kasus pencurian motor. Salah satunya di Perumahaan Villa Gading Harapan (VGH) di RW 25 Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan. Dalam sebulan, bisa 3 sampai 5 motor hilang dicuri.

Oleh karenanya, Ny Is mengaku sering dibuat kesal. Listrik ‘Byar-Pet’ bukan cuma menyebabkan putra-putrinya jadi sulit belajar, tapi juga membuat kondisi lingkungan semakin rawan. Pencurian sepeda motor seperti menjadi momok yang menakutkan.

Baca Juga:  Ada 'Pasar Tumpah', JALUR PANTAI UTARA Sering Bikin Repot Pemudik

“Kalau ditanya apa pendapatnya, ya pasti kesel. Sebab, saya kan bayar rekening listrik pra bayar, pakai token. Tapi, seminggu kemarin, sudah mulai mati-mati listrik,” tegas ibu rumahtangga yang suamianya bekerja di perusahaan swasta nasional tersebut.

Hal senada juga dikatakan Ny Yit, warga Taman Kebalen, Kecamatan Babelan. Ia bilang akibat listrik sering ‘Byar-Pet’, banyak peralatan rumahtangga, juga mengalami kerusakan. “Kulkas jadi kurang dingin, karena bikin batu es saja, lama jadinya. Belum untuk mesin cuci. Lama-lama bisa gampang rusak,” ucap dia.

Ibu dari dua anak tersebut, menyebutkan kalau dalam sebulan, bisa menghabiskan uang mencampai Rp 500 ribu untuk beli token listrik. “Saya pakai pra bayar, tapi pelayanan PLN seperti ini,” tambah Ny Yit lagi.

Pihak PLN wilayah Babelan diharapkan bisa merespon apa yang menjadi keluhan warga. Tidak boleh sepihak main seenaknya memadamkan aliran listrik. Seharusnya, karena sekarang sudah mulai memasuki musim hujan, perlu menerjunkan petugas teknis lapangan. Tujuannya agar meminimalisir gangguan listrik. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan