Datang dari Yaman, AL HABIB MUSA KADZIM Hadiri ‘Tabliq Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW’ di Kota Tegal

TEGAL (POSBERITAKOTA) – Majelis Rassulullah se-Jateng dan Majelis Al Muwashallah bakal menggelar Tabliq Akbar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Masjid Agung Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (14/11) malam besok. Satu dari tamu mulia yang datang khusus dari Negeri Para Wali Tarim Hadramaut Yaman, yakni Al Habib Musa Kadzim bin Ja’far bin Muhammad al-Saqqaf Ba’alawi.

Selain itu, direncanakan ikut hadir Al Habib Muhammafld bin Umar bin Hafidz BSA serta Al Habib Maulana bin Abdullah Al Junaidi. Tak ketinggalkan Habib Mahdi yang juga dikenal sebagai Pimpinan Majelis Ahbabul Muthofa Pusat Tegal dan Ketua Majelis Rasullullah se-Jateng.

Menurut Mbah Joyo selalu koordinator umum acara kepada POSBERITAKOTA, kehadiran Al Habib Musa Kadzim merupakan sangat spesial. Kenapa? Karena, beliau dilahirkan di Kota Tarim, di Lembah Hadramaut Yaman Selatan pada.tahun 1967. Beliau juga menghafal Al-Qur’an di bawah pengawasan Al Habib Muhammad (Sa’ad) bin `Alawi al-`Aydarus di Madrasah terkenal Al Imam Muhammad Abu Murayyim, Tarim.

Selain itu, Al Habib Musa Kadzim pernah belajar di Ribat Tarim yang masyhur dibawah Asuhan Alhabib Hasan Bin Abdullah Assyatir. Bahkan sebagai murid pertama Alhabib Umar Bin Hafidz pada saat itu. Beliau banyak mengambil sanad keilmuan dari para ulama yang tersohor di kota Tarim dan sekitarnya.

Al Habib Kadzim kemudian meninggalkan Kota Tarim untuk meneruskan pelajarannya kepada Al Habib Muhammad bin Abdullah al-Haddar di Ribat Kota Al-Bayda yang berada di Yaman Utara. Pada bagian lain beliau tidak meninggalkan kesempatan untuk belajar kepada AlHabib Zain bin Ibrahim bin Sumayt di Ribat yang sama dan Habib Ibrahim bin Aqil bin Yahya di kota Ta’izz – Yaman Utara.

Perjalanan berikutnya, Al Habid Kadzim kembali ke Kota Tarim Hadramaut beserta kawan kawannya. Antara lain Al Habib Ali Bin Abdurrahman Aljufri, Al Habib Ahmad bin Husein Aidid serta banyak lagi. Tujuannya untuk membantu guru mereka, Al Habib `Umar bin Hafiz di dalam upaya berdakwah di jalan Allah dan membantu untuk mengajarkan ilmu yang diwariskan dari leluhurnya yang sudah tidak diragukan lagi dan bersambung Sanad Kelimuan nya kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:  Gaston Datang dari Thailand Jenguk Jupe

Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana Pondok Pesantren Darul Musthofa sebagai bukti hasil dari pada jerih payah dakwah mereka beserta gurunya, Al Habib Umar bin Hafidz. Sebab, perekrutkan murid pertamanya bermula pada tahun 1994. Sebanyak 30 orang semua berasal dari Indonesia diantaranya Al Habib Munzir Al musawa (alm), Al Habib Quraisy Baharun, Al Habib Sholeh Jufri, Al Habib Jindan dan banyak lagi. Pada peresmian Ponpes Darul Musthofa pada tahun 1997 silam itu, perkembangannya sangat pesat. Sekarang pun murid yang berdatangan dari penjuru dunia sekitar 50 negara yang aktif sampai sekarang.

Al Habib Kadzim juga menjabat sebagai Mudir Ribat al-Shihr (Yaman) selama enam tahun dan kemudian sebagai mudir Ribat al-Mukalla ‘(Yaman) selama dua tahun berikutnya. Sebagai seorang yang sangat disegani untuk disiplin keilmuannya, Al Habib Kadzhim ahli dalam banyak bidang bidang ilmu diantarnya (Fiqh), (Sirah), (Aqidah), (Usul) dan khususnya Ilmu Hadist yang beliau sangat banyak hafalkan.

Selama ini telah melakukan banyak perjalanan dakwah di jalan Allah SWT, termasuk melakukan perjalanan secara teratur ke Asia Tenggara. Baik ke Indonesia , Malaysia, Singapura. Thailand dan juga dakwahnya telah sampai ke Inggris, Australia, Kanada dan beberapa negara Eropa, Afrika dan lainnya lagi.

Manakala tidak bepergian keluar negeri untuk berdakwah, beliau kembali mengajar di kota Tarim dan sekitarnya. Apalagi beliau juga duduk sebagai Dewan Pengajar dan Pembina Tetap di Ponpes Dar al-Mustafa di Tarim sampai saat ini.

Al Habib Kazhim menantu dari mufti kota Tarim yaitu Al Habib Ali Masyhur Bin Muhammad Bin Hafidz (kakak dari Al Habib Umar bin Hafidz). Selain juga merupakan besan dengan guru mulianya, Al Habib Umar bin Hafidz yang mana putra Al Habib Kadzim menikah dengan putri dari Al Habib Umar bin Hafidz. ■ RED/AGUS SANTOSA

Beri Tanggapan