Kerap Kunjungi Lapas, DUET MASTER LIMBAD & DAI DEWA PUTU ADHI Beri Penguatan ke Warga Binaan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dua sosok yang aktif sebagai selebritis baik itu di dunia magician (sulap-red) dan musik, Master Limbad dan Dewa Putu Adhi, sering muncul bareng dalam aktifitas keagamaan. Bahkan bersama Komunitas Dai Nasional (KDN), tercatat kerap mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Tanah Air. Tujuannya untuk memberikan penguatan kepada saudara-saudara warga binaan yang sedang menghadapi masalah hukum.

“Ya, kami memang sering muncul berdua. Mendatangi Lapas untuk memberikan penguatan mental serta keagamaan, terutama terhadap para warga binaan. Syukur alhamdulillah, kedatangan kami berdua selalu mendapat respon positif,” tutur Dewa Putu Ahdi yang kini berprofesi sebagai dai atau ustadz itu kepada POSBERITAKOTA, Jumat (16/11).

Pria yang sebelumnya dan sampai sekarang dikenal sebagai pemusik tersebut, mengaku seperti menemukan kenikmatan hidup sendiri. Maksudnya, kata dia, bisa berbagi dengan saudara-saudara yang berada di Lapas. Ternyata, mereka juga membutuhkan perhatian dari semua elemen.

Baca Juga:  Meet and Greet Artis SCTV di Kawasan Car Free Day

“Bersama Komunitas Dai Nasional, kami memang punya program. Insya Allah, bisa terus berjalan. Bahkan, kami pun melibatkan pula kalangan selebritis, salah satunya Master Limbad,” ucap ustadz Dewa lagi.

Sedangkan Master Limbad mengungkapkan komitmennya di dalam membantu program Komunitas Dai Nasional. Setidaknya, menurut pesulap asal Slawi (Tegal) tersebut, dirinya bisa bermanfaat buat orang lain. Atau, saudara-saudara yang memang sedang menjalani masa hukuman di Lapas.

“Jika hidup ini bisa bermanfaat untuk orang lain, kenapa tidak? Prinsipnya, saya ingin ikhlas di dalam menjalankan peran tersebut,” tegas Master Limbad yang kini serius pula jadi Youtuber dengan memiliki channel ‘Master Mata Hantu‘ tersebut.

Menurut Master Limbad lebih lanjut bahwa sejak beberapa tahun silam, serius mendalami bidang syiar keagamaan. Oleh karenanya, saat diajak gabung dalam wadah Komunitas Dai Nasional, tak ditampiknya. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan