Anjungan Sumbar TMII Dipakai Kebaktian, KETUM RUMAH SENIMAN MINANG Lontarkan Protes Keras

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Protes keras disampaikan Ketua Umum (Ketum) Rumah Seniman Minang Mel Sofyan dengan mendatangi Kantor Pengelola Anjungan Sumatera Barat (Sumbar), Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, akibat dari digunakannya tempat tersebut untuk acara Kebaktian Kristen Padang oleh pihak HKBP, Senin (18/11) kemarin pada pukul 10.00 – 14.00 WIB.

Sedangkan kedatangan Mel Sofyan mengajak sejumlah perwakilan dari Lintas Organisasi Seniman & Perantau Minang. Rombongan pun diterima langsung oleh Kepala Pengelola Anjungan Sumbar TMII, Desra Madanus yang didampingi Kepala Badan Penghubung Sumatera Barat, Andre Setiawan, Kamis (21/11) pukul 13.30 – 17.00 WIB.

Dikatakan Mel Sofyan ada tiga point penting yang disampaikan. Pertama, memprotes keras kejadian tersebur, karena sangat tidak sesuai dengan tujuan dan fungsi keberadaan Anjungan Sumatera Barat sebagai miniatur keberadaan masyarakat Minangkabau di Ibukota Jakarta yang berlandaskan Adait Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABSSBK).

Kedua, akibat telah terjadinya kesalahan fatal yang dilakukan oleh pihak pengelola, karena itu meminta agar Pemprov Sumbar dan jajaran terkait, meminta maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Minang yang diliput langsung oleh minimal 2 media televisi nasional, 2 media tv lokal serta beberapa media cetak dan media online.

Baca Juga:  KFT & Parfi, KETUM FEBRYAN ADITHYA Belum Tentukan Dukungan Capres-Cawapres 2019

Ketiga, diminta agar sesegera mungkin untuk mengembalikan fungsi dan tujuan keberadaan dari Anjungan Sumatera Barat sesuai dengan tujuan awal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penghubung Andre Setiawan menegaskan terkait sebatas kewenangannya. Ia juga mengakui telah terjadi kesalahan fatal yang dilakukan oleh jajarannya serta akan menindak tegas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Namun, lanjut dia, tentang permintaan maaf yang lebih luas dan secara terbuka kepada seluruh masyarakat Minangkabau tentu saja akan berkoordinasi lebih dulu dengan Gubernur Sumatera Barat.

Pada bagian lain, Mel Sofyan juga menegaskan akan segera menyampaikan secara tertulis kepada Gubernur Sumatera Barat. Pasalnya, dari hasil pertemuan tersebut tidak ada titik terang yang dapat disampaikan kepada seluruh masyarakat Minang.

“Yang pasti, suruh masyarakat Minang yang ada di seluruh belahan dunia, sangat tersinggung dan kecewa atas kejadian tersebut. Pemprov Sumbar harus minta maaf. Selain itu, kami juga meminta seluruh pihak-pihak terkait dalam kejadian itu, harus segera diberikan tindakan keras sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Mel Sofyan dalam rilisnya kepada POSBERITAKOTA, Kamis (21/11) malam. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan