Dicemburui Buta Saat Terima Telepon, VELLINE CHU Dianiaya & Disekap Sang Kekasih

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Nasib buruk baru saja menimpa pedangdut yang juga aktif sebagai discjokey (DJ), Velline Chu. Karena dicemburui buta oleh sang kekasih, ia pun dianiaya dan bahkan sampai mengalami penyekapan beberapa waktu lamanya. Sejumlah peristiwa yang dihadapi lantas membuatnya trauma.

“Saya nggak habis pikir, kok bisa sekejam itu. Apalagi, saya dianiaya bagai seekor hewan. Mantan kekasih saya itu nyaris tak punya belas kasihan sama sekali,” cerita penyanyi yang top dengan nama Velline ‘Ratu Begal’ itu kepada POSBERITAKOTA, Kamis (28/11).

Dikatakan perempuan cantik dan berbody seksi satu ini bahwa sang kekasih merupakan oknum aparat. Kisah penyiksaan dan penyekapan dirinya, pernah juga diungkap Velline Chu saat jadi bintang tamu di acara ‘PagiPagi Pasti Happy‘ beberapa waktu lalu.

Sedangkan soal peristiwa yang dialami, menurut pelantun tembang dangdut ‘Ngopi Say’, kejadiannya di awal Oktober 2019 kemarin. Padahal sang kekasih yang berinisial HS tersebut tahu betul, kalau dirinya merupakan public figure (artis-red). Bahkan siap mendukung dunia karir yang ditekuni selama ini.

Baca Juga:  Guspurla Koarmabar Tangkap 2 Kapal Pengangkut CPO di Perairan Selat Rupat

“Suatu hari, HS berkunjung ke rumah (apartemen-red) tempat tinggalnya. Tiba-tiba saja marah, karena saya sedang menerima telepon dari orang lain. HP dirampas dan dibanting. Pokoknya, kemarahannya itu dilampiaskan dengan kasar,” cerita Velline Chu lagi.

Atas kejadian tersebut, sebenarnya sudah baikan. Bahkan Velline Chu dan HS sempat keluar rumah untuk ketemu seorang kenalan. Namun kejadian serupa terjadi lagi, begitu dirinya menerima kiriman video untuk keperluan pembuatan video klip. Termasuk terima telepon saat dinihari.

“Dari peristiwa kedua, benar-benar bikin saya takut. Saya dianiaya sampai sempat pingsan. Setelah itu, saya sempat disekap beberapa lama oleh mantan kekasih. Sampai akhirnya bisa melarikan diri,” beber dia.

Merasa terancam jiwanya, Velline Chu minta bantuan kepada label rekaman, di mana dirinya bernaung. Kemudian membuat laporan peristiwa penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan HS ke Mapolda Metro Jaya.

Leo Situmorang SH, salah satu tim kuasa hukumnya, berharap HS yang dikenal sebagai oknum aparat tersebut bisa segera ditangkap. Kasusnya pun bisa segera bergulir ke meja hijau. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan