Demi Prestasi Olahraga, KONI JAKARTA TIMUR Gelar Pelatihan Peningkatan Mutu Pelatih

JAKARTA (POSBEERITAKOTA) – Dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di masa yang akan datang, KONI Kotamadya Jakarta Timur menggelar pelatihan peningkatan mutu pelatih yang diselenggarakan di GOR Jakarta Timur Sabtu 30 November 2019.

Sedangkan pelatihan tersebut direncanakan akan berlangsung tiga hari dan diikuti oleh 53 pelatih dari berbagai cabang olahraga di tingkat Kotamadya Jakarta Timur.

Para penatar/pemberi materi pelatihan ada 4 orang, masing-masing Dr Hidayat Humaud M.Pd, Hendro Wardoyo, M.Pd, Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Laksma TNI (Purn) Djamhuron P. Wibowo, dan Ketua KONI Jakarta Timur, Drs Wilbertus Sihotang.

Ketua panitia penyelenggara pelatihan, Andree Fazara, kepada wartawan sebelum memulai pelatihan Sabtu (30/11/2019) mengatakan antusisme peserta dari berbagai cabang olahraga cukup besar mengikuti pelatihan peningkatan mutu tersebut.

Semua cabor disebutkan mengirimkan pesertanya, masing-masig dua pelatih. Di samping itu pelatih-pelatih yang dikirim umumnya pelatih yang secara teknis terlihat langsung membina (melatih) terutama di tingkat pemula dan madya. Justru pada tingkat itulah dibutuhkan pelatihan peningkatan mutu yang memadai sebut Andree, yang juga adalah pelatih taekwondo Jakarta Timur ini.

Baca Juga:  Novendra Priasmoro Juara Catur Asia Timur Junior

Sementara itu Ketua Umum KONI Jakarta Timur, Drs Wilbertus Sihotang yang ditemui mengatakan, salah satu kunci peningkatan prestasi olahraga adalah pelatih. Semakin pelatih memiliki kualitas yang ditunjang oleh ilmu pengetahuan otomatis peningkatan prestasi pada atlet bisa terjadi.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan data-data prestasi olahraga di DKI, tampaknya Jakarta Timur adalah barometer prestasi DKI. Maka menurut Wilbertus Sihotang, sebagai barometer KONI Jakarta Timur harus menggerakkan semua elemen pembinaan, baik pelatih, atlet, dan pengurus untuk berinovasi pada masing-masing bidangnya demi memajukan prestasi olahraha DKI.

Menurut alumni STO Jakarta yang juga adalah mantan pegulat nasional era 1970-an ini, sebagai barometer atau tolong ukur di DKI, Jakarta Timur, sebutnya, harus selalu siap untuk terus menjadi ujung tombak pembinaan prestasi olahraga di DKI. ■ RED/MIKE WANGGE/GOES

Beri Tanggapan