Digelar di Pengadilan Niaga Jakpus, 4 WARTAWAN POS KOTA Ajukan Gugatan Pailit PT Media Antarkota Jaya

JAKARTA (POSBERITAKOTA) –
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat (Jakpus), kembali menggelar sidang ke-8 perkara pailit yang diajukan oleh empat orang pensiunan wartawan Harian Pos Kota dan Poskotanews.com, Senin (2/12) sore. Dalam sidang tersebut, majelis hakim juga memeriksa dua orang saksi yang diajukan para pemohon.

Boyamin Saiman yang didampingi Rizky Dwi Cahyo Putra, kuasa hukum empat pensiunan wartawan, mengatakan bahwa permohonan pailit terhadap PT Media Antarkota Jaya diajukan, karena pihak perusahaan belum membayar uang pesangon dan dana pensiun, dengan total sebesar Rp 862.641.278 sejak keempat wartawan itu dinyatakan pensiun sejak 2 tahun lalu.

Sidang perkara Nomor 54/Pdt.Sus-Pailit/2019/PN Niaga Jakpus digelar di lantai III Gedung PN Niaga Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, dipimpin Hakim Ketua Endah Detty Pertiwi serta Hakim Anggota Desbenneri Sinaga dan Robert.

Sesuai agenda sidang, kali ini mendengarkan dua saksi yg diajukan Pemohon yang sebelumnya telah selesai agenda pembacaan Gugatan Pailit dan jawab jinawab para pihak .

Sedangkan ke-4 pensiunan wartawan tersebut masing-masing Abdul Haris Irawan, masa kerja 26 tahun, terhitung sejak 01 April 1992 hingga 30 April 2018, dengan gaji terakhir sebagai wartawan sebesar Rp 4.850.405. Sugeng Indarto, masa kerja 31 tahun, terhitung sejak 02 Januari 1986 sampai dengan 10 Mei 2017. Gaji terakhir dengan jabatan redaktur sebesar Rp 6.813.500. Syamsir Bastian, masa kerja selama 28 tahun, terhitung sejak tanggal 01 Oktober 1990 sampai dengan 30 April 2018. Gaji terakhir sebagai Redaktur Poskotanews.com sebesar Rp 6.572.500. Warto Nur Alam, masa kerja 29 tahun, terhitung sejak tanggal 02 Januari 1989 sampai dengan 30 April 2018. Gaji terakhir sebagai wartawan Rp 4.542.000.-

Baca Juga:  Proyek JIS Jadi Rebutan 2 BUMN, KETUA KADIN Jakpus Sebut Pemenang Tender Sesuai Prosedur

Sebelum ke perkara pailit, ke-4 pensiunan melalui kuasa hukumnya Boyamin Saiman dan kawan-kawan, sudah melakukan pertemuan di Kantor Harian Pos Kota, Jalan Gajahmada Jakarta, sekitar tahun 2018 lalu. Bahkan melayangkan somasi sebanyak 3 kali, kemudian mediasi di Kantor Sudinakertrans Jakarta Barat sebanyak 3 kali.

Namun kesemua upaya tersebut gagal untuk kata sepakat atas waktu pembayaran uang pesangon dan pensiun. Sementara pihak PT Media Antarkota Jaya atau termohon yang bergerak di bidang penerbitan Pos Kota dan media elektronik diwakili kuasa hukumnya, Joviardi Wahyu dari Nindyo & Associates. ■ RED/GOES/HBW

Beri Tanggapan