Diprakarsai M Taufik, FRAKSI GERINDRA DKI Pelopori Gerakan Dewan Potong Gaji 20 Persen Buat Korban Banjir

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta akan memelopori Gerakan Potong Gaji Dewan untuk Korban Banjir. Gerakan sosial ini sebagai bukti nyata kiprah wakil rakyat membantu masyarakat yang tengah tertimpa bencana dan jauh lebih baik dari pada bergunjing menyalahkan Gubernur Anies Baswedan karena wilayah Ibukota terjadi banjir bandang.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik menegaskan partai yang dipimpinnya akan memelopori gerakan potong gaji 10 persen. “Gerakan sosial berupa pemotongan take home pay sebesar 10 persen tiap anggota Dewan untuk disumbangkan kepada warga yang tertimpa musibah banjir, khususnya warga tak mampu yang mengalami banjir parah,” ujar Taufik di Jakarta, Sabtu (4/12).

Kalau seluruh anggota DPRD DKI yang berjumlah 106 orang, dengan take home pay sekitar Rp 100 juta, maka hasilnya cukup lumayan buat membantu korban banjir yang saat ini masih ada ribuan orang yang mengungsi.

Taufik menjelaskan untuk menggerakkan anggota Dewan, khususnya Fraksi Gerindra yang berjumlah 19 orang, rasana tidak sulit. “Saya yakin seluruh anggota Fraksi Gerindra tidak ada yang keberatan dengan gerakan ini. Untuk sementara, potongan gaji cuma berlaku untuk bulan Januari ini saja,” papar Taufik yang juga selaku Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta seraya berharap anggota Dewan dari fraksi lain turut mendukung untuk meringankan beban para korban banjir.

Baca Juga:  Berdasarkan Survei JSI, JOKOWI Belum Aman Menangkan Pilpres 2019

Untuk menggalang gerakan tersebut, Taufik secepatnya akan berkordinasi dengan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi. Bahkan ke sejumlah ketua fraksi lainnya untuk menyampaikan program gerakan tersebut.

“Semoga saja, banyak teman fraksi yang mendukung. Tiap anggota Dewan kolekan dari uang gaji dan secepatnya disalurkan kepada warga miskin,” tandasnya.

Menurutnya gerakan ini jauh lebih mulia dibanding bergunjing menyalahkan Anies soal banjir. “Ada sejumlah anggota Dewan yang sering mengkritik Gubernur tanpa solusi harus segera move on dan buanglah sikap ‘julid’ atau iri dengki. Lebih baik kita bersatu membantu korban banjir,” imbaunya.

Wahyu Dewanto, salah satu anggota Fraksi Gerindra siap mendukung gerakan yang diinisiasi Taufik. “Saya pribadi maupun selaku anggota Komisi B siap dipotong gaji untuk gerakan tersebut,” ujar politisi muda yang berlatar belakang pengusaha.

Dalam musibah banjir awal tahun baru ini, anggota DPRD dari Dapil 8 Jaksel ini juga telah menyalurkan bantuan di sejumlah posko pengungsian, termasuk saat merayakan HUT-nya yang ke-40 tahun, Wahyu bersama istri dan anaknya memberikan bantuan korban banjir. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan