Rusak Akibat Banjir, SUDIN PERTAMANAN JAKPUS Mulai Data Tanaman Hias yang Mati

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Petugas Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat (Jakpus) mulai melakukan inventarisasi taman yang rusak akibat banjir. Secara umum kerusakannya tidak terlalu parah karena hanya beberapa tanaman hias atau kembang yang mati atau tercabut dari tanah lantaran terendam banjir.

Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan pihaknya tengah menginventarisasi di lapangan. “Saat ini kami sedang mendata kerusakan taman di wilayah Kelurahan Bendungan Hilir dan kawasan dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Petamburan dan Karet Bivak,” ujar Mila di kawasan TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Rabu (8/1).

Selain melakukan inventarisasi, Mila juga mengerahkan sejumlah petugas untuk membersihkan kotoran bekas banjir.

Petugas juga menyambangi sejumlah taman di wilayah Bendungan Hilir meliputi Taman Danau Buyan, Taman Danau Dampelas, Taman Danau Singkarak, dan Taman Situ Aksan.

Baca Juga:  Akibat Bencana Banjir di Sulsel, BNPB Laporkan 68 Orang Meninggal & Ribuan Mengungsi

“Tingkat kerusakan taman akibat banjir tersebut masih terbilang ringan, tidak begitu parah karena hanya terendam dua hari namun banyak tanaman yang mati atau tercabut dari tanah. Ini segera diperbaiki agar rapi kembali,” ujarnya.

Kerusakan yang ditimbulkan berupa kerusakan pada tanaman hias seperti bougainvile, spatiphylum, pedestrian yang retak karena struktur tanah di bawahnya bergerak dan sarana outdoor fitnes di mana pondasi beton pengikat angkur atau bautnya kurang sempurna.

Pada bagian lain, Mila juga menambahkan bahwa dalam penanganan untuk taman dilakukan pembersihan dari sisa sampah akibat banjir dan tanaman yang miring ditegakkan kembali. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan