Hujan Sesekali Masih Turun, WARGA BEKASI Diminta Harus Tetap Waspada Banjir

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Belajar dari pengalaman kejadian di awal tahun 2020 kemarin, warga Kabupaten Bekasi khususnya di wilayah Kecamatan Babelan, diminta untuk tetap waspada. Terlebih lagi sampai saat ini, hujan masih sesekali turun, terutama di malam hari dan menjelang waktu Subuh.

Saiful Azis, warga Babelan, mengaku trauma karena baru saja mengalami kebanjiran. Rumahnya terendam air sampai dua meter. Karuan saja barang-barang perabotan rumahtangganya, nyaris rusak semua dan tak bisa terpakai lagi. Butuh waktu 10 hari untuk membersihkan rumah.

“Saya baru pertama kali mengalami kejadian itu. Beruntung sebelum air mencapai ketinggian dua meter, saya dan anak-anak sudah mengungsi semua. Segala aktifitas saya pun terganggu,” tutur pria yang kesehariannya buka usaha dan juga berprofesi sebagai ustadz tersebut.

Baca Juga:  Ta'lim di Masjid Jami Al-Ikhlas RW 025 VGH Kebalen, USTADZ AANG KUNAEFI Sebut Hujan Turun dari Langit Itu Barokah

Tinggal di perumahaan dengan iming-iming bebas banjir, kata dia, belum jadi jaminan. Maka itu, Saiful Azis meminta agar masyarakat tetap waspada. Sebab, banjir itu bisa datang kapan saja, apalagi jika sudah memasuki musim penghujan sekarang ini.

Hal senada juga diutarakan Soleh, warga Perumahan Kompas, Tambun, Kabupaten Bekasi. Ia juga mengalami kebanjiran, sehingga air sampai masuk di halaman teras rumah. Beruntung, kata dia, rumahnya berdiri dua lantai.

“Hampir dua hari tiga malam, saya dan keluarga terjebak di dalam rumah. Nggak bisa keluar. Masak harus beli keluar rumah, tentu saja pakai sejenis pelampung atau getek bambu,” terang pria yang baru saja pensiun sebagai PNS tersebut. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan