Kendali Satu Manajemen, PT MRT JAKARTA & PT KAI Dirikan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemprov DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta (Perseroda) berkolaborasi dengan PT KAI (Persero) menyepakati kerja sama pendirian PT Moda Integrasi Transportasi (MIT) Jabodetabek. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan sebagai tindak lanjut Head of Agreement yang telah dilakukan sebelumnya untuk mewujudkan integrasi tata kelola manajemen transportasi berbasis rel di wilayah Jabodetabek.

Sekitar setahun yang lalu pembahasan mengenai integrasi, sudah dibicarakan antara Gubernur DKI bersama Presiden RI. Pembahasan pertama pada Februari dan mulai Oktober kemarin, mengalami akselerasi yang luar biasa.

“Head of Agreement-nya pada 9 Desember 2019, kemudian sekarang kita bersama-sama menyaksikan stakeholder agreement yang ini menandai lahirnya sebuah joint venture bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek,” kata Gubernur Anies Baswedan usai penandatanganan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1).

Anies menyampaikan harapan transportasi umum Jakarta sebagai transportasi berkelas dunia yang memiliki keunggulan dari segi ekonomi dan efisiensi subsidi anggaran. Karena itulah, pengelolaan manajemen transportasi yang terintegrasi antara BUMN dan BUMD di Jakarta menjadi babak baru dalam kolaborasi memberikan layanan mobilitas terbaik bagi masyarakat.

“Kerja sama ini nantinya akan menjadi kendaraan bagi kita untuk melakukan perencanaan, implementasi pengintegrasian transportasi ini. Di mana nanti Kereta Commuter Indonesia (KCI), lalu Rail Link, dan 72 stasiun di Jabodetabek akan di bawah satu kendali. Jadi benar-benar ini akan terintegrasi,” tegas Anies

Baca Juga:  Berkat Piala AFF 2019, BRIPDA SANI RIZKI FAUZI Raih Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Ia juga menekankan integrasi moda transportasi akan dilakukan dengan angkutan darat lainnya yang telah ada, seperti bus maupun pejalan kaki. Anies berharap sistem integrasi akan mencakup tata kelola, rute, hingga kartu tiket (karcis) yang digunakan oleh masyarakat.

Selain melakukan kolaborasi melalui pendirian perusahaan baru, Pemprov DKI Jakarta bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) juga melakukan perjanjian kerja sama penataan stasiun terintegrasi yang dimulai dari empat stasiun percontohan, yaitu Stasiun Sudirman, Stasiun Senen, Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang.

“Penataan keempat stasiun tersebut diharapkan mampu menampilkan akselerasi integrasi antar moda transportasi dalam waktu singkat,” harapnya.

Perlu diketahui, kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama ini dihadiri pula oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi , Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, dan Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan