Pesantren Khusus Yatim As-Syafiiyah 42 Tahun, PROF DAILAMI FIRDAUS Sebut Perjuangan Tak Kenal Lelah

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Keberadaan Pesantren Khusus Yatim As-Syafiyah (Yatama) telah memasuki usianya yang ke-42 tahun yang jatuh pada hari Jumat (10/1/2020). Tentu saja dengan kiprahnya untuk bidang pendidikan, dakwah dan sosial di dalam mencerdaskan anak bangsa. Pada perjuangannya pun tak mengenal kata lelah.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur, karena di usia 42 tahun Yatama ini masih berjalan dan terus berjuang meningkatkan perannya di segala bidang,” ucap Pimpinan Pesantren Khusus Yatim (Yatama), Prof DR H Dailami Firdaus SH LLM MBA, saat membuka acara Tasyakuran ke-42 Tahun di Jalan Jatiwaringin Raya, Jakarta Timur.

Ditambahkan Prof Dailami Firdaus lebih lanjut bahwa keberadaan Yatama merupakan warisan para pendiri (keluarga-red) yang terdiri dari KH Abdullah Syafi’ie (kakek) Prof Dr Hj Tutty Alawiyah AS MA (ibunda) dan H A Chatib Naseh (ayahanda).

“Karena Yatama adalah warisan dari para pendiri, kami dengan penuh senyum dan suka duka menjalankan pesantren ini. Tentunya, kami pun ingin menyampaikan rasa terima kasih pada semua pihak. Baik itu perorangan maupun institusi yang telah mendukung perjuangan dari warisan ini,” tegasnya.

Disebutkan Prof Dailami Firdaus bahwa selami ini Yatama dijalankan dengan rasa kebersamaan, kepedulian, cinta dan kasih sayang terhadap anak-anak yatim yang tidak pernah putus sampai kapanpun. Bahkan, tambah dia, sepeninggal Hj Tutty Alawiyah AS sejak 4 Mei 2016, berbagai pembenahan pun terus dilakukan.

Baca Juga:  Wiuh! Jakarta Fair Kemayoran 2017 Pasang Target 5,7 Juta Pengunjung

“Sesuai pesan-pesan ibunda Hj Tutty Alawiyah AS, pembangunan dan merehab berbagai ruangan telah kami laksanakan. Khusus di bidang pendidikan, saya mengangkat beberapa guru yang bertaraf internasional dan alhamdulillah beberapa siswa-siswi Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah, banyak menorehkan prestasi membanggakan,” tuturnya, panjang lebar.

Dalam kesempatan acara tasyakuran ke-42 tahun, Prof Dailami Firdaus memperkenalkan satu persatu para alumni pesantren Yatama As-Syafiiyah kepada para tamu yang hadir. Termasuk memanggil para santri yang telah hafal membaca Al-Qur’an selama di pondok pesantren.

Sedangkan H Reza Hafiz SE selaku Ketua Pembina Pesantren Khusus Yatim As-Syafiiyah, mengungkapkan rasa terima kepada para donatur yang istiqomah membantu para santri. “Kami juga memberangkatkan umroh untuk Ibu Sri, karyawan di sini yang telah membantu pesantren khusus yatim As-Syafiiyah. “Semoga santri-santri yang belajar di sini, kelak akan menjadi pemimpin agama, bangsa dan negara yang jujur dan amanah,” ujarnya.

Ikut hadir seluruh pengurus dan staf, para guru serta siswa-siswi (santri) Pesantren Khusus Yatim As-Syafiiyah. Begitu pula pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Pusat, pimpinan dan civitas akademika Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) maupun dari tokoh-tokoh masyarakat, pengurus Ormas Forkabi. Tak ketinggalan kalangan pelawak atau komedian yang tergabung dalam wadah Persatuana Seniman Komedi Indonesia (PaSKI). ■ RED/AGUS SANTOSA

Beri Tanggapan