Canangkan Bulan K-3, PEMPROV DKI JAKARTA Utamakan Keselamatan & Kesehatan Kerja

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di GOR Soemantri Brodjonegara, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/1). “Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas utama,” tandasnya pada upacara yang dihadiri ribuan ASN dan masyarakat, termasuk kalangan pengusaha.

Pada kesempatan itu, Anies juga menyampaikan arahan Menteri Ketenagakerjaan mengenai pentingnya K3. “Saya garis bawahi di sini, bahwa apapun yang dikerjakan dalam proyek apapun, dalam kegiatan apapun, keselamatan dan kesehatan adalah prioritas yang utama,” tegasnya.

Anies pun berharap agar pencanangan Bulan K3 ini bukan hanya seremonial, melainkan perlu ditumbuhkan kesadaran pengusaha dan pekerja yang diwujudkan dalam langkah-langkah nyata.

“Saya sampaikan kepada semua, ini adalah pencanangan Bulan K3, tapi jangan jadi seremonial saja. Pencanangannya memang upacara, tapi kesadarannya itu harus diwujudkan dalam langkah nyata di tempat kerja, juga di lingkungan rumah dan tempat kerja. Soal keselamatan, kesehatan itu bukan soal kecil, itu soal paling utama. Safety first, nomor satu adalah keselamatan. Ini harus kita tumbuhkan sama-sama, sehingga kesadaran soal keselamatan itu benar-benar hadir,” tandas Anies.

Baca Juga:  Bubuhkan Cap Jempol Darah, SOKSI SE-JAKARTA Gelar Komitmen Bersama Dukung Bamsoet for Golkar

Kegiatan Upacara Bulan K3 ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 328 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan K3 Nasional tahun 2020. Tepat 50 tahun, sejak UU Keselamatan Kerja Nomor 1 Tahun 1970 dicanangkan, tahun 2020 ini merupakan momen yang tepat untuk mewujudkan masyarakat Jakarta yang mandiri dan berbudaya K3. Bulan K3 Nasional 2020 mengambil tema pokok ‘Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi’.

Turut hadir dalam upacara Bulan K3 ini, perwakilan dari Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia; pimpinan DPRD DKI, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI, Andri Yansyah, para Walikota dan Bupati Kepulauan Seribu, segenap pejabat Pemprov DKI, dan lainnya. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan