Banyak Warga Butuh Uluran Tangan, KETUA DPP MTI ANDI HAKIM Himbau Perayaan Imleks Perbanyak Baksos

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Ketua Umum DPP Majelis Tao Indonesia (MTI) KRT AJM Andi Hakim, SH, mengimbau seluruh umat yang merayakan tahun baru Imlek agar memperbanyak kegiatan yang bermanfaat bagi sesama manusia, terutama orang miskin. Daripada berfoya-foya, uangnya lebih baik baik disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui berbagai kegiatan bakti sosial.

Tahun baru China 2571 akan jatuh pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2020. Menurut kalender China, tahun tersebut merupakan Shio Tikus Logam yang dipercaya sebagai simbol dari sifat rajin, hemat, cerdik, pintar, banyak akal, namun kurang berani memutuskan sesuatu. Penyandang Shio Tikus berlaku bagi orang-orang yang terlahir pada tahun 1948,1960,1972, 1984, 1996, 2008, dan 2020. Orang yang terlahir pada tahun tersebut diyakini bakal mendulang sukses.

Dalam beberapa hari terakhir, nuansa Imlek sudah mulai terlihat semarak di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Semarak Imlek sangat terlihat di mal, hotel, restoran, pasar rakyat, pusat hihuran, dan sebagainya. Mereka menjual berbagai pernak-pernik Imlek seperti pakaian warna merah, lampion, perlengkapan barongsai, ikan bandeng besar, dan lainnya.

Andi Hakim, pengacara senior yang dikenal sebagai tokoh lintas etnis, sejak dulu selalu mengingatkan kepada kaum yang merayakan Sin Chia, hendaklah dilakukan secara sederhana dan jangan jor-joran pamer kekayaan.

“Kita sebagai warga negara Indonesia (WNI) harus lebih arif dalam memaknai perayaan Imlek. Lebih baik perbanyak kegiatan bakti sosial,” ujar Andi di kantor Firma Hukum Andi Hakim & Partners Jl Raya Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

Baca Juga:  Butuh Kepastian Hukum Disahkan, PP PTMSI Siap Gelar SEATTA di Bali

Sejak terpilih sebagai Ketum DPP MTI pada tahun 2014, Andi Hakim dan segenap pengurus maupun anggota dari lembaga tersebut, selalu mengimbau perayaan yang sederhana dan bermanfaat bagi lingkungan. Mereka juga memberi contoh kepada umat Tao maupun kalangan etnis Tionghoa, dengan menggelar berbagai kegiatan bakti sosial seperti bagi-bagi sembako dan angpao untuk fakir miskin maupun korban bencana, pengobatan gratis, pemberian kacamata, dan lainnya.

Dalam pelaksanaannya supaya lebih besar, MTI sering melibatkan masyarakat pengusaha maupun organisasi charity seperti Lions Club untuk bergabung dalam baksos. “Masih banyak saudara kita yang butuh uluran tangan,” ujar Andi yang juga Ketua Dewan Pengurus Besar Persaudaraan Suhu-Suhu se-Nusantara (PSSN).

Dalam kiprahnya sebagai advokat dan lintas etnis yang memperjuangkan Tao agar diakui pemerintah sebagai salah satu agama di Indonesia, Andi Hakim sering berhubungan dengan pejabat negara, mulai dari Dirjen Keagamaan, Menteri Agama Fachrul Rozi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sampai Presiden Joko Widodo.

“Para umat yang merayakan Imlek juga wajib berkontribusi kepada pemerintah dalam menjaga kondusivitas keamanan negara serta mendukung pembangunan,” tandas Andi Hakim yang aktif di berbagai organisasi lain. ■ RED/JOKO S /GOES

Beri Tanggapan