Fokus Kerjasama dengan Transjakarta, NOFRIALDI Terpilih Lagi Jadi Dirut Metromini

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Di tengah terjadinya dualisme kepengurusan PT Metromini, tak menyurutkan niat kubu Novrialdi meremajakan pengurus baru periode 2020-2025. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Nofri kembali terpilih secara aklamasi sebagai direktur utama perusahaan moda transportasi untuk lima tahun ke depan.

Meski kemelut dalam kepengurusan PT Metromini masih menyisakan masalah. Tapi, kubu Nofri tidak terlalu memusingkan hal tersebut. Berbagai tudingan miring sudah biasa dia terima dari kelompok yang memang tidak menginginkan Nofri menakhodai perusahaan tersebut.

“Prioritas kami adalah fokus merealisasikan kesepakatan dengan PT Transjakarta dalam pelayanan Metromini terintegrasi dengan busway,” ujar Nofri di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (25/1).

Selain fokus pada kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta melalui PT Transjakarta, kata Nofri, pihaknya juga membentuk struktur baru pengurus dengan para pemegang saham merupakan prioritas.

Ia berjuang untuk mengajak seluruh stake holder perusahaan menuju era baru bisnis transportasi. Hampir tiga tahun Metromini mati suri karena didera berbagai masalah sehingga perusahaan ini pecah menjadi dua kubu. Dia menyadari bahwa roda organisasi harus tetap berjalan.

Baca Juga:  Dijual Murah ke Masyarakat, DINAS KPKP Tanam 1000 Bibit Melon di Kawasan Agro Wisata Cilangkap

“Artinya biaya harus selalu tersedia. Adapun salah satu langkah adalah menyewakan beberapa aset perusahaan, berupa bangunan ke pihak ketiga,” paparnya.

Nofri yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut, lalu terpilih lagi melalui RUPS Tahun 2020 yang dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Januari 2020 di kantor pusat PT. Metromini, Jl Raya Pemuda, Jaktim. Jajaran Dewan Komisaris yang selama ini diisi pengurus lama diganti. Acara RUPS dihadiri tidak kurang dari 200-an anggota dan mewakili lebih dari 60% pemegang saham.

Struktur baru bentukan Nofri adalah Herlambang WST sebagai Komisaris Utama dan didampingi tiga komisaris yaitu Irwan Pohan SH, Edi Turangga, dan Oloan Simarmata. Adapun Foroata Zembua SE sebagai Direktur Keuangan dan Antoni Nababan selaku Direktur Operasi.

Sedangkan dari kubu pengurus lainnya mengklaim bahwa Nofri tidak lagi menjabat sebagai direktur utama karena sudah diberhentikan Dewan Komisaris. Alasannya sesuai dengan Pasal 15 ayat 4, 5 dan 6 Anggaran Dasar, Nofri sudah diberhentikan sebagai Direktur Utama PT. Metromini terhitung sejak tanggal 23 Desember 2019 lalu. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan