Bahaya Penyebaran Virus Corona, H BECENG Minta Warga Jakarta Agar Tetap Waspada

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Penyebaran virus Corona yang mematikan dan sangat menggemparkan belahan dunia, juga mendapat perhatian serius dari anggota DPRD DKI Jakarta, HR Chotibi Achyar S Ip atau yang dikenal dengan nama H Beceng (Betawi Cengkareng). Oleh karenanya, ia meminta agar warga DKI Jakarta khususnya, tetap waspada.

Apalagi, menurut dia, jika melihat data yang ada bahwa otoritas negara China telah mengumumkan peningkatan total kematian akibat virus Corona kini berjumlah 106 orang. Bahkan Kota Wuhan di China telah diisolisir. Sebab, sudah ada 16 negara di dunia terindikasi penyebaran virus membahayakan tersebut, seperti di Jerman, Srilangka dan Kamboja.

“Langkah utama supaya warga Jakarta jangan berinteraksi lebih dulu, terutama dengan turis yang datang dari Kota Wuhan, China. Hindari lokasi Bandara, mall-mall, pelabuhan atau tempat wisata yang banyak dikunjungi para turis,” tegas politisi dari Partai Golkar tersebut kepada POSBERITAKOTA, Selasa (28/1/2020).

Pemprov DKI Jakarta, disarankan H Beceng, juga secepatnya bersikap reaktif. Terutama untuk mengingatkan warganya, terkait bahaya penyebaran virus Corona. Selain itu memaksimalkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar memberikan penyuluhan, sosialisasi iklan layanan sosial melalui layar televisi serta bikin posko yang bertujuan untuk upaya pencegahan dan pelayanan jika tiba-tiba mendadak ada kejadian yang menimpa warga DKI Jakarta.

Baca Juga:  Buka Musrembang Kep. Seribu, ANIES Minta Usulan Pembangunan Harus Berdasar RPJMD 2017-2022

“Yang pasi, kita tidak boleh kecolongan. Jangan sampai nanti di Ibukota Jakarta sudah terindikasi masuknya penyebaran virus Corona, baru kita melakukan pencegahan. Jadi dari semua pihak sangat dibutuhkan kepedulian. Tolong lindungi warga Jakarta dari ancaman bahaya virus tersebut,” tegas dia lagi.

Bagi warga Jakarta pun, dikatakan H Beceng, jangan sungkan-sungkan memberikan informasi terkait datangnya turis dari mancanegara. Apalagi jika mengetahui ada turis yang khusus datang dari Kota Wuhan, China. “Kita juga nggak boleh panik secara berlebihan. Yang penting, harus ada sikap untuk mengantisipasinya secara serius,” pungkas dia. ■ RED/AGUS SANTOSA

Beri Tanggapan