Demo di KPK & Kejagung, MASSA AMPJ Minta Kasus Korupsi PT Jaya Ancol Dibuka Lagi

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta (AMPJ) berunjuk rasa di depan gedung KPK dan Kejaksaan Agung RI. Mereka mendesak Ketua KPK Firli Bahuri untuk memproses Direktur Utama PT WAIP berinisial FT, terkait kasus dugaan korupsi alih fungsi lahan PT Jaya Ancol (PJA) milik Pemprov DKI Jakarta yang merugikan negara sekitar Rp 68 miliar.

Dalam unjuk rasa tersebut juga diisi pembacaan puisi berjudul “Penaku Patah” oleh jurnalis sumatrapos.com Hendi Kusuma. Hendi diketahui dilaporkan FT ke Polda Metro Jaya karena menulis berita soal dugaan kasus korupsi alih fungsi lahan tersebut.

Koordinator Aksi AMPJ Putra meminta Kejaksaan Agung mengkaji ulang Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) terhadap kasus FT.

“Kami juga meminta Kejaksaan Agung dan KPK kembali membuka kasus korupsi tersebut karena FT bersama dua orang lainnya, yakni OS dan IGK yang telah ditetapkan tersangka sejak 2012, namun FT lolos dari jerat hukum karena mendapat SP3 tahun 2016,” kata Putra di depan Gedung KPK Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (29/1).

Baca Juga:  Salah Alamat Pencabutan Kuasa Hukum Atas Nama Kelompok Ahli Waris HM Tohir

Tuntutan terakhir, Putra mendesak FT mencabut laporan terhadap Hendi Kusuma di Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. “Hendi sudah dua kali ke panggil sebagai saksi di Polda Metro Jaya,” pungkas Putra.

Setelah melakukan unjuk rasa sekitar 30 menit berunjuk rasa di Gedung KPK, massa AMPJ kemudian bergerak menuju Gedung Kejaksaan Agung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Mereka memperjuangkan tuntutan yang sama. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan