Setahun Perjalanan, YAYASAN JAMI AL-IKHLAS RW 025 VGH Kebalen Prakarsai Lelang Wakaf Pembuatan Pintu Masjid

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Tak terasa, setahun sudah perjalanan eksistensi Yayasan yang menaungi keberadaan Masjid Jami Al-Ikhlas di wilayah RW 025 Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Bahkan saat ini jajaran pimpinan/ketua dan pengurus dari bidang pembangunan sedang menginisiasi proses pengadaan atau pembuatan pintu masjid sebagai prioritas kebutuhan, setelah selesai pengadaan jendela kaca. Eksekusinya pun mulai berjalan, di mana ingin memberdayakan peran pengurus baik Yayasan bersama kelembagaan DKM untuk bersinergi.

Meski baru dalam hitungan waktu sebulan lamanya berjalan, penggalian dana dalam bentuk kontribusi dari eksternal (luar-red) dan juga ada pula dari lingkungan RW 025. Tercatat sudah masuk dana sebesar Rp 14.300.000, seperti yang dilaporkan Bendahara Yayasan, Zanuarianto. Mayoritas dari donatur pribadi, meski ada pula atas nama perusahan maupun kelembagaan.

Dari yang sudah disosialisasikan pimpinan Yayasan bersama pengurus bidang pembangunan, diharapkan bisa terealisasi 1 (satu) set pintu untuk proyek percontohan. Sedang untuk kebutuhan satu pintu lengkap, estimasi biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp 41 juta. Kendati terucap target, memasuki bulan suci (Ramadhan 1441 H) mendatang, sudah bisa terpasang satu set pintu mesjid.

Lelang Wakaf Pintu Masjid Jami Al-Ikhlas, menurut Ustadz H Makhtum selaku Ketua Umum Yayasan/Pembina, merupakan program yang telah dirancang dan ingin memaksimalkan penggalian dana dari eksternal. Hal itu sesuai dengan peran dan dinamisasi program yang ingin dijalankan para pengurus Yayasan.

“Sejumlah pendapat terkait kebutuhan pintu masjid, boleh-boleh saja. Tapi kita semua harus optimis, jika sudah diberi jalan oleh Allah SWT, Insya Allah akan banyak pihak yang masuk sebagai donatur dengan keikhlasan hati,” tegas Ustadz H Makhtum saat rapat bersama dengan unsur pimpinan kelembagaan RW 025, RT-RT serta pemuka agama dan tokoh masyarakat, Minggu (2/2/2020) malam kemarin.

Baca Juga:  Nikmatnya Mancing di Malam Hari, WARGA VGH KEBALEN Bisa Merajut Kebersamaan

Karena itu sebagai Ketua Umum /Pembina Yayasan Jami Al-Ikhlas, ia juga berharap ikut tergeraknya kelembagaan seperti RW 025, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) maupun personal warga untuk sementara menggali dana dari eksternal. Tentu saja tanpa mengenyampingkan, jika ada dari internal warga.

“Saya juga melihat banyak potensi dari warga RW 025 untuk menggali sumber dana dari luar. Mereka pasti mampu. Biar program Lelang Wakaf Pembuatan Pintu Masjid ini, berjalan saja dulu. Jangan banyak diperdebatkan. Karena sudah jadi kebutuhan masjid yang perlu disegerakan, maski harus melalui proses. Bisa dalam jangka waktu pendek, sedang maupun jangka panjang,” tuturnya.

Menurut dia lagi terkait angka satu set pintu mencapai Rp 41 juta, karena ingin mendapatkan kebutuhan barang yang bagus. “Saya yakin para penyumbang (donatur), tak berpikir dan tanya soal detailnya. Mereka pasti akan tergerak dengan sendirinya dan ikhlas,” urainya.

Sementara itu kelembagaan RW 025 dan RT-RT yang ada, sudah tahu akan program Lelang Wakaf Pembuatan Pintu Masjid Jami Al-Ikhlas. Termasuk kelembagaan Dewan Kemakmuran Masjid melalui pimpinan dan jajaran pengurus, tetap concern untuk kelancaran serta keberhasilan bagi kebutuhan seluruh pintu masjid. Aaamiin YRA.■ RED/GOES

Beri Tanggapan