Distribusikan 23 Ribu Kartu Pekerja, PEMPROV DKI Beri Bantuan Bagi Buruh Berpenghasilan UMP Plus 10 Persen

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memberikan jaminan sosial bagi pekerja yang berpenghasilan maksimal UMP plus 10 persen. Jaminan tersebut diberikan dalam bentuk Kartu Pekerja (Karpek) yang bisa digunakan untuk beli sembako bersubsidi, gratis naik busway, dan sejumlah program sosial lainnya.

Pada tahun ini, Pemprov DKI melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi DKI Jakarta menargetkan akan mendistribusikan 23 ribu KPJ. Kartu sakti tersebut akan didistribusikan di kantong-kantong buruh atau pekerja yang diprioritaskan di lingkungan pabrik maupun perusahaan kecil. Selain itu, pekerja yang belum mendapatkan Karpek agar proaktif mendatangi kantor Sudinakertrans di lima wilayah kota.

Kepala Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, pada tahun 2020 terjadi peningkatan dibandingkan realisasi tahun lalu dengan jumlah terdistribusi sebanyak 20.875 lembar Karpek

“Penetapan target Karpek tahun ini berdasarkan rapat koordinasi lintas SKPD dan evaluasi tahun sebelumnya. Jumlahnya sekitar 23 ribu Karpek,” ujarnya di Balaikota, Rabu (5/2).

Baca Juga:  Tak Jabat Walkot Jakut, HUSEIN MURAD Dapat Penghargaan dari Jakarta Rumah Kita

Andri optimistis pihalnya bisa mencapai target yang ditentukan sehubungan dengan kenaikan UMP pada tahun 2020 yang bisa terus menambah cakupan penerima Karpek. “Syarat penerima Karpek itu merupakan warga DKI yang berpenghasilan UMP plus 10 persen. Penerima Karpek akan bertambah dan secara akumulasi meningkat. Kalau total target sekarang ditambah tahun 2018 dan 2019, total penerima Karpek sebanyak 46.000,” terangnya.

Andri menambahkan, per tiga bulan Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta juga menetapkan target untuk pendistribusian Karpek. Rinciannya, Januari sampai Maret 6.000 Karpek, April sampai Juni 4.500 Karpek, Juli sampai September 5.750 Karpek, dan Oktober hingga Desember mencapai 6.750 Karpek. “Saat ini data yang kami kirim ke Bank DKI sudah ada 9.800 orang. Kami optimistis bisa melampui target,” tandasnya. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan