Ada 830 Warung Binaan, BAZNAS Makin Fokus Garap Zmart yang Tersebar di 5 Kota

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya memperbanyak kelahiran warung Zmart. Pengusaha warung yang berlatar belakang mustahik ini mendapat pembinaan dan pasokan produk dengan harga khusus dari Distribution Center (DC) Baznas.

Para pemilik warung binaan ini dinamakan Saudagar Zmart. Selain mendapat binaan dan pasokan barang, para saudagar ini juga diberi bantuan modal jutaan rupiah. Peluncuran aplikasi Zmart paling akhir dilakukan di warung milik Danah di Jl Kalibaru Timur VI, Kemayoran, Jakpus, Jumat kemarin.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta mengatakan bahwa nantinya aplikasi ini diharapkan dapat berkembang memperkuat jaringan pemasaran produk-produk umat.

“Warung ZMart dan kelahiran aplikasi ZMart juga menjadi bukti bahwa BAZNAS serius untuk mengembangkan digital sebagai platform. Tidak saja memudahkan muzaki berzakat namun penggunaannya juga untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik”, kata Arifin, Sabtu (8/2).

Baca Juga:  Sukses Pameran di Brasil, Indonesia Perkuat Ekspor di Pasar Nontradisional

Arifin menambahkan, aplikasi ini bisa ditautkan dengan berbagai layanan Financial Teknologi yang ada agar lebih lebih kuat dampak ekonominya. Aplikasi ini tidak sebatas melakukan transaksi antara saudagar dan DC Baznas tapi juga untuk berbagai keperluan lain.

Di tengah terbatasnya sumber daya di daerah-daerah perkotaan, usaha retail menjadi solusi yang relevan di berbagai daerah mengingat tingginya pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang dapat dipenuhi oleh usaha ritel dalam bentuk warung. Hingga Januari 2020 BAZNAS telah melakukan penyaluran bantuan kepada 830 mustahik program Zmart yang tersebar di 5 Provinsi dan 18 kota dan kabupaten.

Keberadaan warung Zmart diharapkan dapat menjadi tumpuan masyarakat miskin dalam memperoleh penghidupan di tengah ancaman dari tumbuhnya minimarket modern yang sangat pesat. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan