Dibuka Menag Fachrul Razi, PERAYAAN CAP GO MEH 2020 di Singkawang Sebagai Budaya Pemersatu Bangsa

SINGKAWANG (POSBERITAKOTA) – Perayaan Cap Go Meh merupakan simbol penutupan rangkaian acara tahun baru Imlek yang digelar serentak di sejumlah negara. Adapun di Indonesia perayaan ‘Hari Ke-15’ tersebut dipusatkan di Propinsi Kalimantan Barat atau tepatnya di kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang pada hari Sabtu tanggal 8 Februari.

Perayaan Cap Go Meh 2020 di Singkawang dan Bengkayang tersebut berlangsung meriah dan dibanjiri masyarakat dari berbagai daerah. “Acaranya bagus sekali dan penuh kekeluargaan,” ujar Menteri Agama Fachrul Razi usai membuka perayaan di Gedung Kridasana, kota Singkawang, Sabtu (8/2).

Ditambahkan bahwa perayaan Cap Go Meh tersebut, identik dengan Konghucu dan Tionghoa. “Namun nyatanya acara ini dihadiri berbagai lapisan masyarakat,” sambung Fachrul yang mewakili Presiden Joko Widodo karena mendadak berhalangan hadir pada perayaan Cap Go Meh.

Ketua Umum Persaudaraan Suhu-Suhu se-Nusantara (PSSN) KRT AJM Andi Hakim, SH, menyampaikan terima kasih kepada Menag Fachrul Razi beserta jajarannya yang bersedia hadir. Ia menyebutkan bahwa perayaan ini begitu penting dan menarik perhatian banyak orang, termasuk pejabat daerah maupun pusat. Sesuai tema, perayaan Cap Go Meh sebagai budaya pemersatu bangsa.

“Acara Cap Go Meh ini sebagai penutup dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek 2571 yang berlangsung sejak tanggal 25 Januari,” ujar Andi Hakim yang juga Ketum Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (KPPAI).

Perayaan Cap Go Meh antara lain menampilkan berbagai atraksi seni budaya seperti barongsai, pawai tatung, karnaval mobil berhias lampion, dan seabrek hiburan lainnya. Penampilan tatung atau orang yang diyakini bisa dirasuki roh dewa atau leluhur merupakan salah satu atraksi yang menarik perhatian penonton.

Baca Juga:  Diketahui Sebagai Driver Taksi Online, POLDA METRO JAYA Ringkus Tersangka NZ

Dalam acara tersebut terdapat ratusan tatung yang semuanya mengenakan pakaian adat. Adapun panggung hiburan dipandu sejumlah MC kondang, termasuk MC kelas internasional Fredy Shu serta menampilkan penyanyi top millenial Miss Agnes.

Nampak hadir pada acara tersebut Gubernur Kalbar Sutarmiji, Walikota Singkawang Tjai Chui Mie, Wakil Ketua DPRD Singkawang Sumberantob Tjitra, Ketum Panitia Cap Go Meh 2020 Hengky Setiawan dan lainnya.

Pada kesempatan ini, Andi Hakim yang juga Ketum DPP Majelis Tao Indonesia (MTI) menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat dan masyarakat yang telah merayakan tahun baru atau sin chia jauh dari sifat royal dan foya-foya.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah merayakan Imlek secara sederhana dan memperbanyak kegiatan bakti sosial yang bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan,” kata Andi yang sebelumnya mengimbau masyarakat untuk merayakan Imlek secara sederhana dan meningkatkan charity.

Andi Hakim yang merupakan tokoh multi etnis yang sangat konsen melestarikan budaya Tionghoa yang menyatu dengan budaya pribumi. Untuk itu dia rela menghabiskan banyak waktu untuk acara Cap Go Meh di Singkawang dan Bengkayang. Dia berada di Kalbar sejak Kamis lalu. ■ RED/JOKO SUDADI/GOES

Beri Tanggapan