Pengangguran Agar Move On Jadi Jakpreneur, PEMPROV DKI Targetkan 43 Ribu Peserta Pelatihan Wirausaha

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam upaya mengurangi pengangguran, Pemprov DKI Jakarta secara kontinu menggelar pelatihan dan pembinaan kewirausahaan. Pada tahun ini ditargetkan dapat melatih 43.000 warga Jakarta untuk menjadi Jakpreneur atau wirausaha binaan yang mandiri.

Jakpreneur tersebut meliputi pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan pelaku industri kecil menengah (IKM). Dengan target tersebut diprediksi pelatihan bisa berlangsung sebanyak 1.500 kali. Kelas-kelas pelatihan UKM dan IKM akan dibuka di tiap kecamatan dengan jumlah peserta sekitar 100 orang per kelas.

“Pelatihan akan kami mulai bulan Maret. Kalau IKM satu kecamatan itu bisa ada dua kelas sesuai komoditi, kuliner dan kriya,” ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, Senin (10/2).

Ratu menjelaskan, untuk mencapai target 43.000 warga yang dilatih menjadi Jakpreneur, pihaknya melakukan sosialisasi secara masif dengan melibatkan sebanyak 358 PJLP selak pendamping Jakpreneur yang disebar di seluruh kecamatan.

Baca Juga:  Jadi Perencana Terbaik, PEMPROV DKI Raih Penghargaan AP2I dari Bappenas

“Kami ingin semakin banyak Jakpreneur warga bisa tambah sejahtera dan serapan tenaga kerja juga meningkat,” terangnya. Program ini mendorong masyarakat pengangguran agar move on menjadi wirausaha di Jakarta alias Jakpreneur.

Ia menambahkan, pelatihan di setiap kecamatan khusus bagi warga Jakarta yang ingin mulai berwirausaha. Sedangkan, bagi warga yang merupakan pelaku UKM atau IKM yang ingin naik kelas akan difasilitasi di tingkat Dinas PPKUKM.

“Kalau sudah punya usaha tapi ingin bergabung berarti dia mendaftar menjadi pengusaha yang naik kelas. Mereka tidak perlu ikut kelas yang di kecamatan karena di kecamatan itu sifatnya basic,” tandasnya. ■ RED/JOKO SUDADI/GOES

Beri Tanggapan