Sidang Judi Online di PN Jakut, KUASA HUKUM Minta 4 Terdakwa Dibebaskan dari Tuntutan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sidang lanjutan kasus perjudian online kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (13/2). Sidang dengan agenda pembacaan pledoi dipimpin Ketua Majelis Hakim Taufan Mandala SH,MH didampingi hakim anggota Budiarto SH dan Agus Darwanta SH serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang mendengarkan pembacaan pledoi dari kuasa hukum empat terdakwa AFD, BP, PT, dan AW yakni Tandry Laksana Darisman SH dan Alvin Lim SH, MH (c), MSc. Pengacara ini menyatakan bahwa surat tuntutan JPU diduga cacat hukum karena memuat keterangan palsu sehingga tidak semestinya digunakan. Sebab pemakai surat yang berisi keterangan palsu juga bisa dipidana sebagaimana pembuatnya sebagaimana Pasal 263 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Alvin Liem menyatakan bahwa tuntutan JPU terhadap empat terdakwa masing-masing empat tahun penjara dan denda Rp 4 miliar dinyatakan tidak dapat diterima sebagaimana Putusan Makhamah Agung RI No 1565 K/Pid/1991 tanggal 16 September 1993.

Baca Juga:  Banyak Dijual ke Pelajar SMP-SMA, POLDA METRO JAYA Ungkap Toko Obat Daftar G

“Perbuatan yang didakwakan kepada para terdakwa yaitu menjual rekening bank memang terbukti, tetapi perbuatan itu tidak merupakan suatu tindak pidana. Untuk itu, kami mohon kepada Hakim Yang Mulia agar terdakwa diputus lepas dari segala tuntutan hukum, sebagaimana pasal 191 ayat 2 KUHAP,” kata Alvin lagi.

Secara tegas ia minta agar para terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan bebas dibacakan. Alvin menyatakan bahwa barang bukti berupa tiga buah buku rekening BCA dan satu buku rekening OCBC NISP disita dari terdakwa AW.

“Kami mohon agar Yang Mulia Majelis Hakim, sebagai wakil Tuhan punya hati nurani dan dengan tegas menegakkan keadilan dan tidak membiarkan penegakkan hukum dilakukan dengan cara melawan hukum karena Republik Indonesia adalah “Rechsstaat” atau negara hukum. Apa yang kita lakukan di persidangan ini bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia tetapi juga di akhirat,” ujar Alvin.

Selanjutnya, sidang akan dilanjutkan pada Senin ( 17/2) dengan agenda replik. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan