Dukung DKI di Bidang Properti, PERUMDA PEMBANGUNAN SARANA JAYA Siap Bangun Rumah DP 0 Rupiah

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Salah satu BUMD bidang properti, Perumda Pembangunan Sarana Jaya siap mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan solusi perumahan murah bagi warga ibukota. Salah satunya adalah pengadaan Rumah DP 0 Rupiah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pengembangan, Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra S. Arharrys dalam acara diskusi dengan media bertema ‘Perumda Pembangunan Sarana Jaya: Pengembangan Kawasan Jakarta 2020’. Diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber diselenggarakan di Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Dalam paparannya, Indra menyebutkan bahwa saat ini, DKI Jakarta memiliki backlock kepemilikan rumah yang pada tahun 2015 hingga 2018 yang meningkat hingga mencapai 10%. “Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk,” ujar Indra pada acara diskusi yang menampilkan sejumlah pembicara seperti Kepala Bappeda DKI Jakarta Nasrudin Djoko Surjono, Ketua Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI) Hadi Prabowo MT dan Direktur Eksekutif Rujak Center for Urban Studies, Eliza Sutanudjaja.

Karenanya, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, kata Indra, Perumda Pembangunan Sarana Jaya memiliki misi untuk bersinergi dengan pihak Pemprov DKI Jakarta untuk ikut membangun ibukota, salah satunya melalui pembangunan Runian DP 0 Rupiah.

Indra juga menyebutkan bahwa program DP 0 Rupiah ini merupakan salah satu program unggulan Pemprov DKI Jakarta dalam penyediaan hunian bagi masyarakat DKI Jakarta yang berpenghasilan rendah. “Dengan tingginya harga tanah, maka penyediaan hunian bagi masyarakat diujudkan dalam bentuk bangunan bertingkat.

Baca Juga:  Pilih Dukung Capres No 2, LANTANG DULUR SANDI Mbelot dari DPP PBB

Pada bagian lain, ditambahkan Indra, diluar penyediaan rumah hunian DP 0 persen, Perumda Pembangunan Sarana Jaya juga berencana untuk melakukan pengembangan sentra bisnis di Tanah Abang, di mana sentra bisnis yang bernama ‘Kawasan Sentra Primer Tanah Abang’ akan menyerupai Sudirman Central Business District (SCBD).

Kepala Bappeda Nasrudin, menyebutkan Pemprov DKI Jakarta memiliki 73 kegiatan strategis daerah (KSD) di antaranya adalah penyediaan Rumah DP 0 Rupiah, penataan kawasan pemukiman, hingga perbaikan tata kelola rumah susun.

“Keberadaan Perumda Sarana Jaya ini juga membawa ‘special mission vehicle’ untuk membangun Jakarta. Adapun tujuan dari berbagai pembangunan ini adalah untuk memfasilitasi warga MBR dan menata permukiman kumuh secara kolaboratif.

Hadi Prabowo menambahkan bahwa di Jakarta, kepemilikan hunian milik sendiri adalah 47,12 persen, sedangkan yang tidak merupakan milik sendiri adalah 52,88%. “Karena itu, backlog DKI Jakarta di tahun 2015 adalah sebesar 1.276.424 unit rumah. Dengan kondisi seperti ini, maka pengembangan vertikal dengan kepadatan tinggi dapat menjadi solusi terkait kepemilikan hunian bagi warga Jakarta,” jelasnya. ■ RED/JOKO S/GOES

Beri Tanggapan