JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dengan menggandeng peran Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi DKI (BPPBJ) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), KADIN DKI Jakarta menggelar Seminar Nasional yang mengusung tema ‘Strategi Efektif Mengikuti Pengadaan Pada Lembaga Pemerintah dan BUMN Melalui Metode e-purchasing dengan e-katalog versi 6.0’, Kamis (30/10/2025).
Melalui event strategis yang digelar di ruang Annex lantai 2 gedung Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat, bertujuan untuk Tingkatkan Kualitas Perusahaan dalam Pengadaan Barang-Jasa Melalui E-Katalog Versi 6.0.
Sejumlah pihak pun dihadirkan sebagai pembicara. Mereka adalah Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Hj Diana Dewi, Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP Yulianto Prihandoyo ST.MT, Andri Kurniawan (Pelindo) dan Wuri Mahanani (BPPBJ DKI Jakarta). Sedang moderator dipercayakan kepada Ari Budi Christanto.
Dalam arahannya saat membuka dialog interaktif tersebut, Hj Diana Dewi mengungkapkan bahwa acara diskusi digelar sebagai bentuk transformasi digital. Harapannya guna meningkatkan transparansi, efisiensi serta aksesibilitas bagi pelaku usaha di DKI Jakarta.
“Bisa dikatakan bahwa e-purchasing serta e-katalog versi 6.0 ini merupakan pintu utama dalam transaksi elektronik pengadaan barang dan jasa di lembaga pemerintahan dan BUMN yang sudah mengalami perkembangan signifikan,” ungkapnya.

Masih menurut Hj Diana Dewi, KADIN DKI Jakarta sangat berharap bahwa masalah-masalah yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari kesulitan mengakses karena jaringan internet yang kurang stabil atau karena kualitas gambar yang tak jelas. Termasuk deskripsi barang atau jasa yang kurang lengkap sampai pada integrasi – integrasi dengan sistem pembayaran yang kurang lancar.
“Lewat event hari inilah bisa terjawab. Karena, workshop kali ini menjadi penting untuk bapak ibu hadirin mengikuti. Yakni guna melihat sejauh mana kita semua bisa memanfaatkan e-katalog versi 6.0 untuk dapat dibuat oleh kita bersama,” tambahnya.
Disebutkan Hj Diana Dewi bahwa KADIN DKI Jakarta terus mendorong penggunaan e-katalog versi 6.0 kepada para pelaku usaha anggotanya. Dengan begitu diharapkan dapat meminimalisasi ekses yang kerap timbul dari sistem pengajuan tender dari meja ke meja.
“Makanya, kami meyakini dengan sistem e-purchasing pengadaan barang dan jasa, dapat memberikan benefit yang positif tentang bagaimana cara efektif ikut tender melalui praktek e-katalog. Pada akhirnya perusahaan – perusahaan yang mempunyai kualitas terbaik, nantinya akan menjadi pemenang,” ujarnya.
Hj Diana Dewi berharap bahwa melalui kegiatan ini, juga mampu memberikan pelatihan dan pemahaman yang komprehensif kepada para peserta. © RED/AGUS SANTOSA

