BALI (POSBERITAKOTA) – Seorang WNA Selandia Baru berinisial DSW (47) ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya. Kejadian ini berlangsung Kamis, 4 Juni 2026 pagi, di Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Polisi menduga korban meninggal akibat sakit setelah mengeluhkan kondisi kesehatan.
Jasad DSW ditemukan di kamar kontrakan Jalan Danau Tondano Gang V Nomor 1. Penemuan ini berawal dari seorang kenalan yang menjenguk korban. Kenalan tersebut tidak mendapat respons saat memanggil dan menggedor pintu.
Korban DSW sebelumnya mengeluhkan kondisi kesehatannya. Ia juga tidak dapat dihubungi selama dua hari terakhir. Kenalan korban kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk pengecekan bersama.
Pemilik kontrakan dan kenalan korban juga tidak mendapat respons. Mereka lalu melaporkan peristiwa ini kepada petugas Bhabinkamtibmas setempat. Polisi segera mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kamar yang ditempati DSW. Saat pintu kamar berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi telungkup. Ia berada di lantai tepat di depan kamar mandi.
Korban ditemukan tanpa mengenakan baju. Ia hanya memakai celana dalam berwarna cokelat. Saat ditemukan, WNA Selandia Baru tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Tim Identifikasi Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Mereka tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ada indikasi tindak pidana.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, memberikan penjelasan. Penjelasan disampaikan pada Jumat, 5 Juni 2026. “Tim identifikasi tidak menemukan tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban,” kata Adi Saputra.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini menjelaskan posisi korban. DSW telungkup dengan kedua tangan terlipat di depan dada. Polisi menemukan sejumlah obat-obatan di lokasi kejadian.
Obat-obatan tersebut diduga dikonsumsi korban. Jenis obat yang ditemukan antara lain Cerini dan Alergine. Hal ini mendukung dugaan penyebab kematian.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, korban sempat mengeluh sakit. “Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit,” pungkas Adi Saputra.
Setelah proses identifikasi di lokasi, jenazah dievakuasi. Ambulans BPBD Kota Denpasar membawa jasad DSW. Evakuasi menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah atau RSUP Sanglah. Evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.50 Wita. Jenazah WNA Selandia Baru ini akan menjalani penanganan lebih lanjut. ® RED/BALI 01

