BALI (POSBERITAKOTA) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng, Bali, dihentikan sementara. Penghentian ini berlaku selama masa libur sekolah. Semua penerima manfaat tidak akan menerima distribusi.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Buleleng, Rusdianto, mengonfirmasi hal ini. Ia menyampaikan penghentian mengacu pada Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026. Surat tersebut diterima pada 17 Juni lalu.
Rusdianto menyatakan distribusi MBG tidak dilaksanakan selama liburan. Ini berlaku untuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. SPPG tidak melakukan distribusi sama sekali.
Distribusi terakhir bagi ibu hamil, menyusui, dan balita adalah 15 Juni 2026. Peserta didik menerima distribusi terakhir pada 12 Juni 2026. Tanggal ini menyesuaikan jadwal belajar mengajar.
Operasional administrasi di masing-masing SPPG tetap berjalan. Kepala SPPG dan petugas terkait tetap bertugas. Mereka menjalankan tugas administratif.
Relawan tidak bekerja selama penghentian distribusi makanan bergizi. Mereka juga tidak menerima upah atau insentif. Hanya petugas keamanan yang tetap siaga di fasilitas.
Pemilik fasilitas yang digunakan sebagai lokasi SPPG juga terdampak. Insentif tidak diberikan karena kegiatan distribusi tidak berlangsung.
BGN masih menunggu arahan pusat terkait kelanjutan program gizi gratis. Program ini diperkirakan dimulai kembali pertengahan Juli. Waktu ini menyesuaikan tahun ajaran baru.
Rusdianto menambahkan, kepastian jadwal menunggu kalender pendidikan. Instruksi resmi dari pusat juga sangat menentukan.
“Kami masih menunggu arahan lebih lanjut,” kata Rusdianto pada Jumat (19/6/2026). “Informasi awal memang sekitar pertengahan Juli.”
“Pelaksanaannya tetap menyesuaikan kebijakan pusat dan kesiapan sekolah,” tambahnya.
Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan tidak mengganggu gizi masyarakat. BGN akan segera mengumumkan jadwal distribusi selanjutnya. ® RED/BALI 01

