PosBeritaKota.com
Nasional

Mahasiswa ITPLN Bisa Meraih Medali Silver Berkat Teknologi Kaca Penghasil Listrik

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sungguh tak disangka-sangka, mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Bahkan Tim ITPLN berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 yang digelar di Osaka, Jepang, pada 3–4 Juli 2026 kemarin.

Sedangkan penghargaan tersebut diraih melalui inovasi bertajuk “Transparent Solar Panel with Active CO₂ Capture Filter System”, teknologi yang mengubah kaca bangunan menjadi panel surya transparan sekaligus sistem penangkap karbon dioksida (CO₂). Inovasi panel surya transparan ini mampu menghasilkan listrik sekaligus menangkap CO₂ untuk mendukung transisi energi bersih.

Seperti dikatakan Ketua tim, Dwi Putri Oktoviani, inovasi tersebut lahir dari kebutuhan menghadirkan solusi yang mampu menjawab tantangan energi bersih sekaligus pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan.

“Tentunya, kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya menghasilkan energi terbarukan, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon,” jelas Dwi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Melalui panel surya transparan yang terintegrasi dengan sistem penangkap CO₂, dijabarkan Dwi, bangunan dapat memanfaatkan kaca sebagai sumber energi tanpa mengurangi pencahayaan alami. Pihaknya berharap, inovasi ini dapat menjadi salah satu solusi menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Namun pada inovasi tersebut, kaca transparan berfungsi sebagai panel surya yang menghasilkan energi listrik dari sinar matahari. Selain mempertahankan fungsi estetika bangunan, teknologi ini dinilai cocok diterapkan pada gedung-gedung modern yang mengusung konsep green city.

Bukan hanya menghasilkan energi, sistem tersebut juga dilengkapi filter aktif yang mampu menangkap karbon dioksida dari udara. CO₂ yang berhasil ditangkap kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembentukan partikel berbasis semen melalui proses mineralisasi karbon, sehingga emisi yang semula menjadi polutan dapat diolah menjadi material bernilai guna.

Adapun Tim Mahasiswa ITPLN ini dipimpin oleh Dwi Putri Oktoviani yang merupakan mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro, dengan anggota Nazwa Adelia Syahputri (S1 Teknik Industri), Elizabeth Pintauli Hutapea, dan Naralavya Sasmitha. Mereka mewakili Indonesia bersama delegasi dari berbagai negara ASEAN dalam kompetisi inovasi tersebut.

JDIE 2026 diikuti peserta dari berbagai negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para inovator untuk menghadirkan solusi atas tantangan global melalui pengembangan teknologi, sains, desain, dan keberlanjutan.

Untuk penilaian dilakukan berdasarkan tingkat kebaruan inovasi, manfaat dan peluang implementasi, kualitas riset, serta kemampuan peserta mempresentasikan inovasinya di hadapan dewan juri internasional.

Dosen pembimbing tim ITPLN, Dr. Ir. M. Ahsin Sidqi, MM. IPU ASEAN Eng. QRGP menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Setiap program inovasi ITPLN bisa diakses melalui laman www.itpln.ac.id.

“Soal prestasi ini merupakan hasil dari proses riset, kolaborasi, dan kerja keras mahasiswa dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Kami berharap inovasi ini tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan hingga memiliki peluang implementasi di masyarakat dan mendukung agenda transisi energi nasional,” ungkap Ahsin.

Disebutkan bahwa berkat konsep yang menggabungkan teknologi energi terbarukan dengan sistem penangkapan karbon, potensi penerapan yang luas, serta kemampuan tim mempresentasikan inovasi secara komunikatif, ITPLN berhasil membawa pulang Silver Medal dari ajang inovasi internasional tersebut. © RED/RAMADHAN ALDIANSYAH /EDITOR : GOES

Related posts

Sekretariat DPRD DKI Galakkan Aksi Bersih Lingkungan Merespon Surat Edaran dari Kemendagri

Redaksi Posberitakota

Siap Gelar Webinar Karier, KOLABORASI NCC & LINKEDIN dalam Rangkaian JIF 2024

Redaksi Posberitakota

Bom Bunuh Diri Gunakan Anak, ALEXIUS TANTRAJAYA Nilai Bisa Jadi Fenomena Baru Aksi Teroris

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang