Hujan Tangis Para Sahabat di Sidang Kedua Pretty Asmara

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Untuk kali kedua artis Pretty Asmara menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan agenda esepsi (pembelaan), Rabu (6/11) sore. Hujan tangis pun tak bisa dibendung, manakala terdakwa Pretty bertemu dengan para sahabatnya dari kalangan artis.

Nampak artis dangdut Lia Emilia, Erly Suzan, Ade Nurul dan Daniar Widyana yang hadir di sidang kedua untuk memberikan support pada Pretty Asmara. Oleh karenanya, saat mereka bertemu, hujan tangis kecil pun tak bisa dibendung. Termasuk curhat-curhatan.​”Ya nih sudah empat bulan lebih dalam tahanan, berat badan saya turun 16 kg. Bahkan saya sempat kesulitan BAB selama seminggu, setelah dipindah ke Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur,” cerita Pretty saat diwawancarai awak media sebelum menjalani masa sidang.

Meski kondisi dirinya sekarang merasa aman dan nyaman, Pretty Asmara tetap tak menerima kasus penangkapan dirinya. Ia merasakan direkayasa. “Saya dijebak. Dan, cara menjebaknya sangat nggak cantik,” tutur artis berusia 39 tahun tersebut.

Dikisahkan Pretty bahwa suatu hari dihubungi salahseorang relasinya berinisial A, karena berencana mau mengadakan pesta ulangtahun. Pretty pun diminta membawa temen-temen artis, dua di antaranya yang diminta Nikita Mirzani dan Nafa Urbach.​”Saya diminta pesan room karaoke. Sampai pukul 24.00 WIB, A sama sekali tak menghadirkan tamu. Yang ada saya dan teman-teman artis. Sampai  digerebek polisi, namun A melarikan diri, kemudian saya dan teman-teman dituduh pesta narkoba,” cerita Pretty yang didampingi kuasa hukumnya, Syahrul SH.

Lia Emilia berharap kasus Pretty Asmara cepat selesai. “Ya, mendapatkan keputusan yang seadil-adilnya. Saya melihat karena merasa tak bersalah, Pretty seperti menderita secara psikologis,” tutur penyanyi dangdut.

Hal senada juga diinginkan Erlyn  Suzan, Daniar Widyana dan Ade Nurul. Mereka akan support Pretty Asmara sampai kapan pun. “Pretty merupakan sosok teman yang baik. Karena mengelola event organizer, makanya kami sering diminta sebagai profesional artis,” ucap ketiganya, sepakat. ■ Red/Goes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here