Datangi Gubernur Banten, WARGA BATU KUWUNG Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik

SERANG (POSBERITAKOTA) □ Pemerintah yang berencana membangun pembangkit listrik berbahan bakar panas bumi (geothermal) di Desa Batu Kuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, mendapat penolakan dari ratusan warga yang tergabung dalam Sarekat Perjuangan Rakyat (Sapar) Kecamatan Padarincang.

Aksi unjukrasa massa yang diperkirakan mencapai 750 orang itu, mendatangi Kantor Gubernur Banten di Jalan Syech Nawawi Al Bantani di Kota Serang, Rabu (14/2). Sebanyak 250 personil Polri yang dibackup personil Kodim 0602 Serang, diterjunkan untuk mengawal jalannya demo massa.

Atas nama warga, Rendi Muhamad Yani, menuntut Pemerintah untuk menghentikan proyek PLTPB oleh PT Sintesa Banten Geothermal di Padarincang. Juga menarik alat berat yang berada di wilayah proyek PLTPB,  karena dianggap sudah merusak kelestarian alam Padarincang.

“Karenanya, kami meminta kepada Bupati Serang, harus mau berpihak kepada penderitaan rakyat Padarincang yang menolak proyek eksploitasi panas bumi di Kampung Wangun. Kami pun meminta kepada Gubernur Banten sebagai kepanjangan pemerintah pusat, harus mau menyambungkan penolakan ini kepada Presiden,” orasi Rendi.

Ditambahkan dia bahwa masyarakat pun meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menghentikan proyek tersebut. “Warga menilai aktivitas perusahaan geothermal yang memanfaatkan panas bumi di Padarincang merusak ekosistem dan mengganggu masyarakat,” papar Rendi.

Merespon para pendemo, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang didampingi Kapolres Serang Kota, langsung menemuinya.

Dihadapan ratusan warga, Andika menegaskan bahwa yang mempunyai hak menghentikan proyek tersebut adalah Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Namun, kami sebagai Pemerinah Daerah, siap memfasilitasi warga untuk bertemu dengan Kementerian ESDM, agar bisa menyampaikan persoalan ini,” janji Andika.

Berkat penjelasan Wakil Gubernur Banten, para pendemo pun langsung membubarkan diri dengan tertib. ■ RED/ARIA/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here