Menderita Syaraf Kejepit, PRIA Frustasi Terjun Bebas dari Lantai 21

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Seorang pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, frustasi dan akhirnya nekad bunuh diri terjun bebas dari lantai 21 Apartemen Meditrania di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Senin (4/6) malam. Korban mengeluh kepada anaknya karena penyakit syaraf kejepitnya tidak kunjung sembuh.

Korban dikenal bernama Edi Siswanto Tjokro kelahiran 1 Nopember 1960. Identitas korban sesuai KTP ditemukan polisi di tempat kejadian. Selain itu diyakinkan putranya, Albert , (30) bahwa korban adalah ayah kandungnya yang sedang menderita sakit syaraf kejepit.

“Papah saya pernah mengeluh sakitnya tidak kunjung sembuh. Ayah saya pernah bilang lebih baik sakit kanker langsung mati dari pada sakit syarat kejepit, ” cerita anaknya kepada petugas Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, di tempat kejadian.

Menurut keterangan sekitar pukul 17.45 WIB , seorang security bernama Deni Purwanto (30) mendengar bunyi seperti ledakan. Namun setelah ditelusuri Satpam apartemen tersebut, ternyata ditemukan sosok mayat lelaki yang diduga bunuh diri.

Baca Juga:  Gelar Silaturahmi Rutin, FORUM TEMAN SETIA RW 09 Kelurahan Bencongan Bahas Lingkungan

Masih menurut Deni, korban rupanya melompat dari lantai 21 hingga ground apartemen dengan posisi tengkurap dan wajah sebelah kiri menempel di lantai dalan kondisi berdarah.

Saat sejumlah polisi di tempat kejadian, seorang wanita menyeruak menangis histeris mengaku bahwa dirinya mengenal korban sudah seperti keluarga. Kepada Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, AKP R Siregar Sik, wanita tersebut menerangkan korban adalah seorang pengusaha

Sementara itu, Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rulli Indra Sik, menerangkan korban diperkirakan bunuh diri sebagaimana keterangan beberapa saksi yang melihat akibat kejadian tersebut.

Diperoleh keterangan lain, kalau atap kanopi di lantai G3 jebol. Setelah diperiksa para petugas dari unit identifikasi, jenazah korban langsung dikirim ke RSCM untuk kepentingan otopsi. ■ RED/ WARTO

Beri Tanggapan