Isu Deklarasi Capres, ANIES Bilang Tak Ada Kegiatan Politik Praktis di Balaikota

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tidak ada kegiatan politik praktis di kawasan gedung Balaikota DKI, terkait isu yang beredar bahwa kegiatan halal bihalal (HBH) bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) merupakan deklarasi pencapresan dirinya.

Anies mengatakan bahwa kabar tersebut adalah hoax alias bohong. “Di Balaikota tidak boleh ada kegiatan politik. Itu jelas hoax yang disebarkan orang tidak bertanggung jawab,” ujar Anies di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (12/7).

Dia menjamin
tidak akan ada kegiatan deklarasi pencapresan dirinya pada acara halal bihalal di kantornya yang berlangsung Kamis malam. Karenanya, ia meyakini beredarnya hoax dilakukan oleh pihak yang bertanggung jawab untuk menggagalkan acara halalbihalal dan silaturahmi Kahmi yang bakal digelar malam ini.

Baca Juga:  Kabulkan Aspirasi Warga Jaktim, KUBURAN PULO INDAH Segera Dibangun di Penggilingan

“Tapi acara yang sudah cukup lama diagendakan tersebut, tidak boleh gagal. Harus jalan sesuai rencana agar tidak mengecewakan banyak pihak,” kata Anies sambil menambahkan pada kegiatan tersebut hanya bertujuan untuk bersilaturahmi.

Ditegaskan Gubernur DKI sama sekali tidak ada pembicaraan politik. Apalagi soal deklarasi pencapresan, dilarang keras.

Ketua KAHMI, Siti Zuhro juga mengaku kaget adanya isu hoax yang beredar. “Saya belum tahu, asalnya dari mana. Tapi jelas ini tidak layak dipercaya, karena seluruh anggota dan pengurus KAHMI yang datang ke Balaikota, murni untuk melakukan halal bihalal saja,” kata Siti yang juga dikenal sebagai pengamat politik Indonesia. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan