Lolos dari OTT KPK, KETUA DPD Gerindra Lampung jadi Sorotan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Ketua DPD Partai Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lampung Tengah Mustafa, menjadi sorotan publik. Pasalnya, Gunadi hanya dengan mengembalikan uang Rp 1,5 miliar kepada negara, maka dia bebas dari ancaman hukuman.

Melihat fenomena ini, Kordinator Aliansi Mahasiswa Lampung, Anton H Nasution menegaskan pihaknya mengancam akan turun ke jalan untuk menyuarakan kebenaran dan meminta keadilan kepada Presiden Jokowi, pimpinan KPK dan pimpinan KPU agar Lampung dibersihkan dari para koruptor. “Kami akan menggelar unjuk rasa,” kata Anton dalam keterangan persnya, Selasa (31/7).

Mantan aktivis 98 yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung mensinyalir Gunadi sangat berperan di balik suap yang dilakukan Mustafa. Dia meyakini uang Rp 1,5 miliar yang diterimanya dari Mustafa bukan pinjaman pribadi melainkan bagian dari kasus suap terhadap sejumlah anggota dewan di kabupaten tersebut.

Baca Juga:  Longsor di Jalan Nasional Ponorogo-Trenggalek

Kasus suap yang totalnya berjumlah Rp 9,6 miliar tersebut untuk melicinkan rencana pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah kepada PT Sarana Muti Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 300 miliar pada tahun anggaran 2018.

Menurutnya hukum di negara ini, patut diduga tidak berlaku bagi orang seperti Gunadi. “Gunadi telah mengembalikan uang korupsinya ke KPK Rp 1,5 miliar, lantas apakah kasus korupsinya dianggap selesai? Bahkan yang lebih miris lagi di Pileg 2019, Gunadi malah kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI Dapil Lampung 1 dari Partai Gerindra,” ujar Anton.

Untuk itu, ia berharap agar proses persidangan kasus Operasi Tangan Tangan (OTT) terhadap Bupati Mustafa dikembangkan secara adil dan transparan supaya orang-orang yang terindikasi korup menanggung akibatnya. Bahkan yang lebih miris lagi di Pileg 2019, Gunadi kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI Dapil Lampung 1 dari Partai Gerindra. □ RED/JOKO

Beri Tanggapan