Pemilu Aman di Jakarta ‘Harga Mati’, ANIES Minta Lurah & Camat Libatkan Warga

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Pelaksanaan Pemilu 2019 di Ibukota yang aman, adil dan transparan merupakan ‘harga mati’. Hal itu ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengikuti video conference terkait pengamanan nasional suasana Pemilu Serentak yang akan memilih Kepala Negara dan Wakil Rakyat di tingkat pusat maupun daerah.

Anies mengatakan bahwa Pemilu merupakan pesta demokrasi. Namun dengan adanya perbedaan dukungan atau keberpihakan terhadap salah satu pihak, bukan berarti rakyat menjadi tidak akur dan saling bermusuhan. “Meski berbeda pilihan, namun tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan. Keamanan Pemilu di Jakarta sudah harga mati,” tandas Anies di Jakarta, Senin (23/9).

Ia baru saja selesai menghadiri video conference yang dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta stakeholder lainnya. Acara berlangsung di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Untuk menjaga kondusifitas wilayah Jakarta, Anies menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta bersama instansi terkait dan warga masyarakat akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk ikut mengampanyekan pelaksanaan pesta demokrasi yang sejuk, tertib dan kondusif.
“Kita akan menggelar deklarasi damai di tingkat provinsi, kecamatan hingga kelurahan,” ujarnya.

Dengan nada optimis, Anies menambahkan bahwa melalui sinergi bersama instansi terkait seperti Polri dan TNI suasana kondusif serta keamanan di Ibukota akan tetap terjaga. “Sejauh ini kondisi keamanan di Jakarta kondusif dan itu akan terus kita jaga,” tandasnya.

Anies juga memerintahkan seluruh lurah dan camat untuk menggerakkan potensi wilayah masing-masing demi menjaga keamanan. “Masyarakat harus dilibatkan secara maksimal untuk menjaga lingkungan masing-masing,” tutup Anies. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here