Anies Rombak Dirut PT Transjakarta, AGUNG WICAKSONO Gantikan Budi Kaliwono

JAKARTA [POSBERITAKOTA] ■ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Budi Kaliwono dari jabatan Dirut PT Transjakarta. Pucuk pimpinan BUMD bidang transportasi kini secara resmi diemban Agung Wicaksono yang sebelumnya menjabat Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta.

Niatan Anies merombak jabatan pimpinan PT Tranjakarta dilakukan saat dia melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Yurianto, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta yang ditunjuk Anies untuk melakulan pelantikan yang berlangsung di Balaikota DKI Jakarta, Senin (29/10).

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pak Budi yang telah berhasil meningkatkan jumlah penumpang busway dari 420.000 per hari menjadi 721.000 penumpang,” ujar Yurianto.

Menurutnya pergantian pengurus PT Transjakarta diputuskan melalui RUPS Luar Biasa Sirkuler (keputusan di luar RUPS Fisik). Dalam RUPS LB kali ini, untuk PT Transportasi Jakarta dilakukan pemberhentian, penggantian dan pengisian pengurus.

Antara lain memberhentikan
Andri Yansyah dari jabatannya sebagai Komisaris, Budi Kaliwono dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Kemudian, mengangkat Danang Parikesit sebagai Komisaris, Agung Wicaksono sebagai Direktur Utama.

Baca Juga:  Kepengurusan Sudah Berakhir, BAMUS BETAWI Gelar Mubes 22 Juli 2018

Yurianto menambahkan bahwa penempatan Agung di sini memungkinkan untuk membuat sinergi yang lebih baik dalam pengintegrasian antar moda yang berbasis jalan dan berbasis rel. “Selain itu juga untuk membangun sinergi antar BUMD dan menciptakan kaderisasi di dalam tubuh BUMD, yang memotivasi pegawai BUMD untuk memiliki kinerja lebih baik lagi ke depan,” kata Yurianto mewakili Anies yang sedang bertolak ke Argentina dari Sabtu lalu hingga Kamis besok.

Pada bagian lain, Yurianto juga menyampaikan terima kasih kepada Budi yang telah memimpin Tranjakarta sejak 2016. “Berkat peranan Pak Budi, pelayanan transportasi di Jakarta semakin baik dan terintegrasi,” ujarnya.

Sedangkan untuk direksi yang baru, Yurianto berharap dapat menyelesaikan proyek rumah (PR), seperti pembinaan pegawai dan kelola aset. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan