Jadi Pusat Pariwisata Air, WALIKOTA BEKASI Kunjungi ‘Hutan Bambu’

BEKASI [POSBERITAKOTA] □ Setelah redam berseteru soal TPA Bantargebang, Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi pamer dan sibuk mengunjungi sekaligus melihat tata letak ‘Hutan Bambu’ yang telah menjadi pusat wisata air khususnya di Kota Bekasi, Rabu (31/10).

Kedatangannya ke tempat tersebut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi bersama jajaranny meliputi Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sajekti Rubiyah, Camat Bekasi Timur Gutus Hermawan serta Lurah Bekasi Jaya Ngadino, juga Lurah Margahayu Andi.

Rahmat Effendi menilai bahwa penambahan pariwisata air yang sudah tereksplore untuk warga Kota Bekasi, sangat bagus. Apalagi tersedia kapal boat untuk penyeberangan warga yang melintas serta jembatan bambu warna-warni dengan adanya lambang cinta sudah tertata rapi. Namun akan tetap diperbaharui seperti akan ada jembatan gantung untuk melintas dan bagus akses fotonya.
Masih terkait jalan menuju area lokasi ‘Hutan Bambu’, kata Walikota Bekasi, pihaknya juga akan segera memperbaikinya lagi agar terlihat lebih bagus dan rapi. Sebab, saat ini masih terlihat rusak dan kurang indah, terutama untuk akses masuk ke daerah tersebut.
Sedangkan Kepala Dinas LH Kota Bekasi, Jumhana Luffi, menerangkan bahwa sebelumnya area ini merupakan tempat pembuangan sampah. Setelah dibuatkan saung untuk memperindah, selanjutnya direspon warga setempat dengan membentuk Forum Masyarakat Peduli Kali Bekasi (FMPKB).

“Mereka juga menyetujui adanya destinasi wisata air dan terbentuk pada Maret 2018 lalu. Saat itu diresmikan oleh meresmikan oleh mantan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, sebelum memasuki masa pensiuj,” terang Jumhana.
Lokasi tersebut sempat viral, karena Wakil Walikota Dr Tri Adhianto sempat mengunggahnya ke media sosial. Dua di antaranya lokasi pariwisata air di Kota Bekasi, yakni Curug Parigi yang ada di Bantar Gebang, Kota Bekasi. □ ■ RED/WAWAN/AYID

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here