Relatif Ramai, TEMPAT HIBURAN ‘MABES KOTA’ Belum Kena Pengaruh Situasi Politik

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Situasi tempat hiburan di kawasan Mangga Besar (Mabes) Kota, Jakarta, masih relatif ramai. Apalagi jika sudah memasuki malam-malam liburan. Pub, massage, diskotek sampai kafe dangdut, nyaris tak pernah sepi pengungjung.

Padahal sekarang sudah memasuki situasi penghujung 2018, di mana disebut-sebut sebagai ‘Tahun Politik’, karena pada 17 April 2019 mendatang bakal serentak digelar pesta demokrasi atau Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres).

Kalangan pengusaha, pengelola atau pelaku yang terkait dengan penyedia tempat hiburan malam, mengaku merasa aman dan nyaman. Menurut mereka tak ada yang perlu dikhawatirkan. Situasinya cukup kondunsif.

“Situasinya aman dan nyaman. Nggak ada yang perlu dikhawatirkan. Pengunjung juga datang dengan enjoy, karena kepengen cari hiburan,” ucap Awi, manajer pub Nuansa Permai (NP) di kawasan Jalan Labu, Jakarta Barat.

Pengunjung NP, kata pria bertubuh tambur tersebut, mereka merupakan pelanggan tetap. “Ya, cuma sekadar mau nyanyi live, sekaligus minum-minuman sebatas bir putih dan hitam,” imbuh Awi.

Hal senada juga dituturkan manajer live dangdut New Idola di Jalan Mangga Besar VIII, Jakarta Barat, S Parman. Menurutnya pengunjung masih tetap ramai, apalagi jika datang hari libur biasa atau libur nasional (tanggal merah).

“Mereka (pengunjung-red) memang bisa disebut sudah gila hiburan. Datang untuk melepas penat pikiran. Ya, sekadar minum-minum bir, sambil nyanyi dan bisa juga ikut joget bersama penyanyi,” tuturnya.

Baca Juga:  Belum Ada Jalinan Kontak, MOURINHO Disebut-sebut Bakal Balik Menukangi Madrid

Menurut pemantauan POSBERITAKOTA ke sejumlah diskotek di kawasan ‘Mabes Kota‘, tetap saja ramai dipadati pengunjung. Mereka tak khawatir adanya operasi dari aparat. Cuek sambil menikmati dentuman musik house. Tak sedikit yang menenggak minuman ringan, keras serta ineks (ekstasy).

Jangan kaget jika harga 1 butir ekstasy saat ini, sudah mencapai Rp 500 – 650 ribu. Herannya, pengunjung sebagai ‘penggila’ dunia gemerlap (Dugem) tetap saja mampu membelinya. Sebab, tanpa ineks jika berada di dalam diskotek, bakal terasa aneh.

Sementara itu massage (rumah pijat dan karaoke) Berlian yang masih di kawasan Mangga Besar atau perempatan Olimo, juga tak sepi pengunjung. Buka mulai pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB. Bicara pengunjung ada juga sesekali orang asing.

Khusus di Berlian, tak cuma menyediakan perempuan pemijat, tapi juga aneka minuman. Pengunjung pun bisa sambil karaoke. Sedang untuk massage alias pijat segar, cukup merogoh kocek sebesar Rp 300 ribu. Mau dapat pelayanan lebih atau plus? Silakan nego soal bayaran tambahan. Nah, lho! ■ RED/SHANDOKO/GOES

Beri Tanggapan