Di Acara Reuni 212, BAWASLU Wanti-wanti Tak Boleh Ada Unsur Kampanye

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghimbau sekaligus wanti-wanti kepada peserta maupun panitia gelaran ‘Reuni 212’ di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (2/12) tidak boleh melakukan kegiatan berunsur kampanye.

“Yang pasti, baik peserta maupun panitia Reuni 212 di Monas, nggak boleh menggelar kegiatan yang mengarah kampanye,” tegas Rahmat Bagja, Komisioner Bawaslu dalam keterangannya kepada media, Sabtu (1/12).

Kegiatan kampanye baik terkait Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres), tidak diperbolehkan. Termasuk berorasi yang bertujuan untuk menghina atau menyampaikan ujaran kebencian. Selain itu jangan sampai mengganggu ketertiban.

Ditegaskan Bragja untuk kampanye bisa dilakukan jika sudah mendapat izin dari KPU serta ada surat tanda terima pemberitahuan (STTP).

“Jadi, izin dulu ke KPU, setelah itu dapat STTP,” ucap dia. Sementara itu untuk metode kampanye dengan cara rapat terbuka, baru boleh dilakukan pada 23 Maret – 12 Apr 2019 mendatang. ■ RED/RIO/AYID

Related posts

Terkait Fasilitas Kredit ke PT RMU, KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Pada Saat Meresmikan Gedung SMA Labschool di Ciracas, Gubernur Pramono Anung Sebut Pendidikan Sebagai Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Bank Jakarta Sponsori Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Guna Lahir Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta