Digagas Dinas Koperasi UKM, KOTA YOGYAKARTA Bikin Program ‘Magang Fair 2019’

YOGYAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pada tahun 2019, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiapkan program “Magang Fair”. Guna meningkatkan kompetensi dan kualitas pencari kerja asal kota ini.

Kasi Pengembangan dan Pelatihan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Thissani Indian Musi, di Yogyakarta, Minggu (27/1) kemarin, mengatakan jika selama ini masyarakat sudah sangat mengenal program job fair atau bursa kerja. Jadi, pada tahun ini pihaknya menyiapkan program baru, yakni magang fair.

Dia menyebut seperti program job fair yang menawarkan sejumlah lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan. Jadi, program ini juga menyiapkan berbagai lowongan magang dari berbagai perusahaan.

Untuk itu, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta berencana bekerja sama dengan 20 perusahaan untuk pelaksanaan program magang fair dengan masing-masing menyediakan dua lowongan magang. Perencanaan untuk program ini terus dimatangkan.

“Kami berusaha bekerja sama dengan 20 perusahaan terlebih dulu. Jumlah perusahaan atau lowongan magang yang dibuka bisa saja berubah dan semuanya masih disiapkan,” katanya.

Sejumlah perusahaan yang menjadi sasaran untuk pelaksanaan program magang fair di antaranya adalah perusahaan jasa pendukung pariwisata seperti hotel dan diharapkan program tersebut sudah bisa terselenggara pada Maret atau April 2019.

Jika jumlah peminat magang melebihi daya tampung yang disediakan, maka dimungkinkan dilakukan tahapan seleksi. Pendaftar akan langsung ditempatkan untuk magang dan diharapkan nantinya bisa juga langsung direkrut untuk bekerja di perusahaan tersebut. Setiap peserta yang lolos untuk mengikuti kegiatan magang juga akan memperoleh sertifikasi yang bisa dimanfaatkan saat mereka mencari kerja.

Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta juga tetap menjalankan kegiatan rutin yaitu pelatihan. Pada tahun ini, pemerintah daerah membuka 23 jenis pelatihan dengan total kuota 590 peserta yang bisa diikuti secara gratis oleh warga Kota Yogyakarta. ■ RED/GEHAES BST/AYID

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here