Ferari Diterima di Untan Pontianak, TEGUH SAMUDERA Berharap Advokat Jadi Idaman Sarjana Hukum

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Bertujuan agar dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui bidang hukum, Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) selenggarakan kerjasama dengan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Kalimantan Barat untuk melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MOU di kampus setempat, Jumat (1/3) kemarin antara Ketua Program Magister Ilmu Hukum (PMIH) Untan, Hermansyah dengan
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ferari, DR H Teguh Samudera SH MH.

Sehari usai melaksanakan hal tersebut, Teguh menyatakan kegembiraannya kalau pada akhirnya Ferari dapat diterima di Untan sebagai bentuk keluarga besarnya.

“Saya sangat bersyukur sekali karena Ferari dapat bekerjasama untuk menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Ferari di Program Magister Ilmu Hukum (PMIH) Universitas Tanjungpura,” ucap dia di Jakarta.

Seperti yang tercantum dalam acara penandatanganan MOU, Teguh menyebutkan kalau moto Ferari yang religius ini dianggap bisa meningkatkan SDM khususnya di Pontianak. Sebab, peningkatan SDM melalui advokat sebagaimana profesinya ini akan menjadi idaman dari para sarjana hukum yang telah menyelesaikan studinya di Untan.

Mengutip keterangannya sebagaimana yang diberitakan media setempat, advokat Ibukota ini menyebutkan setelah itu mereka tidak berhenti menjadi advokat saja, tetapi pihaknya akan membimbing, mengarahkan, atau mengajak bahkan memberi contoh jika menjadi advokat harus profesional dan religius.

“Ketika kelak kita sudah sukses menjadi advokat, harus selalu ingat ajaran agama yang begitu luhur dan mulia untuk merasa peduli dengan lingkungan, sesamanya. Selain itu kerjasama ini tidak hanya sebatas pendidikan PKPA saja, tetapi akan ada pelatihan profesional yang berkesinambungan,” ucapnya.

Baca Juga:  Bentuk Pribadi Disiplin, POLSEK KALIDERES Ajak Murid TK Al-Muttaqin Patroli Bersama

Teguh melihat kalau di Kalbar ini punya potensial dan banyak peluang untuk menjadi advokat. Mengapa demikian? Karena di wilayah ini banyak industri-industri yang berkembang, banyak investasi asing yang masuk ke Kalbar dan sumber daya alamnya luar biasa yang belum tereksplorasi.

“Sehingga semua investor masuk wilayah Kalbar dan client saya juga sudah banyak yang punya industri disini. Seperti perkebunan, tambang itu sudah ada,” katanya.

Nah, kalau sudah demikian kenapa mesti mendatangkan advokat dari luar daerah seperti Jakarta dengan waktu yang terbatas, misalnya. Jadi, kalau kita lahirkan advokat dari putra daerah, apalagi disini ada fakultas hukum. Sudah ada sumber daya manusia yang lulusan hukum.

Menurutnya atas kerjasama ini, Ketua Program Magister Ilmu Hukum (PMIH) Universitas Tanjungpura, Hermansyah, mengaku juga sangat menyambut baik. Bahkan, ia mengatakan sebagai perguruan tinggi apapun bentuk kerjasama sepanjang itu memang dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas sesuai bidang pasti selalu disambut baik oleh pihak kampus.

Apalagi, tambahnya, kerjasama antara PMIH Untan dan Ferari baru pertama kali dilakukan mengingat organisasi Ferari yang relatif baru ada di Kalbar. ■ RED/BUDHI/GOES

Beri Tanggapan