Jalur ‘HGH-Kota’ (2), PENJAJA SEKS Pinggir Jalan Sering Dapat Pesanan Tamu-tamu dari Daerah

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Jalur Jalan Raya Harmoni-Gajah Mada-Hayam Wuruk (HGH)-Kota yang masuk antara wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) dan Jakarta Barat (Jakbar) tak asing lagi di kalangan wisatawan lokal yang datang dari berbagai daerah. Sebab, mereka tahu, dari lokasi tersebut bisa ‘dipesan‘ penjaja seks tentu dengan bayaran murah.

Berkisar antara Rp 300 – Rp 500 ribu untuk shoortime atau mencapai Rp 750 ribu – Rp 1 juta untuk longtime, pemesan merasa puas. Meski sebenarnya mereka mendapatkan penjaja seks pinggir jalan. Rata-rata didatangkan oleh guide untuk diantar ke pemesan yang sudah standby alias menginap di hotel-hotel sekitar Jakpus dan Jakbar.

“Kami sudah punya langganan. Mereka datang dari tamu-tamu berbagai daerah di Indonesia. Setiap malamnya pasti ada saja yang pesan, apalagi pas musim liburan,” kata Sodiq (nama samaran).

Dari pekerjaannya itu, menurut pria berstatus duda asal kelahiran Jakarta, lumayan semalam bisa dapat antara Rp 200 sampai Rp 300 ribu. “Saya cuma modal motor dan handphone doang,” celetuk dia apa adanya.

Diakui Sodiq (33), wanita penjaja seks pinggir jalan di kawasan HGH-Kota, sudah dikenal para tamu dari berbagai daerah. Pemesan, lanjut dia, tak perlu datang ke lokasi. Begitu ada telepon masuk, biasanya datang lebih dulu ke hotel tempat menginap sang pemesan.

“Saat ketemu kan, mereka saya kasih foto-foto cewek lewat HP. Nah, begitu cocok sesuai pesanan, saya jalan. Biasanya, dikasuh uang tips antara Rp 50 sampai Rp 100 ribu. Ya, buat ganti uang ojek,” papar dia lagi.

Baca Juga:  Boy Sahara Bergabung di DPD Partai Gerindra Jaktim

Sementara itu Ronald (nama samaran), pria yang tergolong ANS di daerah MTB (Maluku Tenggara Barat), mengaku sangat dimudahkan oleh kehadiran guide wanita penjaja seks pinggir jalan. Ia juga terbiasa melakukan pemesanan buat rekan-rekannya.

“Ceweknya lumayan bagus. Hampir nggak pernah mengecewakan. Makanya, kami sering pesan sama guide,” paparnya. Ronald juga mengaku setiap empat bulan sekali, selalu datang ke Jakarta. Baik sendiri maupun bersama sejumlah rekan–rekannya.

Sejauh pemantauan POSBERITAKOTA, para cewek penjaja seks pinggir jalan di kawasan HGH-Kota, awalnya merupakan pekerja malam di hotel-hotel mewah atau tempat hiburan. Mereka sudah kalah bersaing sehingga terpaksa turun ke jalan.

Untuk mendeteksi keberadaan mereka, jumlahnya mencapai puluhan. Tidak semua mau mejeng di jalan, ada juga yang standby di tempat-tempat kos-kosan. Tapi, jika memesan mereka, tak perlu waktu lama. Dalam hitungan 10 sampai 15 menit, sudah bisa diajak untuk diantar ke pemesan.

Jika melihat dandanan para wanita penjaja seks pesanan plus pinggir jalan, tentu tak kalah cantik dan seksi. Bahkan dari mereka ada yang dandanannya ala artis. Juga jangan kaget jika para pemesan langsung merasa puas.

Agar terlihat cantik dan seksi, wanita-wanita penjaja seks tersebut, sampai harus rajin melakukan perawatan ke salon. Dalam hal berpakaian pun, tak kalah dengan yang difasilitasi di hotel dan tempat hiburan. ■ RED/MR BOY

Beri Tanggapan