Kampanye Berkendara MRSF, WAKAPOLDA METRO JAYA Sebut Mampu Menekan Angka Kecelakaan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Kampanye berkendara melalui event ‘Milenial Road Safety Festival’ (MRSF, diyakini mampu menekan angka kecelakaan lalulintas. Program tersebut gencar diadakan oleh Direktorat Lalulintas dan Satlantas di tingkat Polda dan Polres.

Hal tersebut dikatakan Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat, saat menghadir kegiatan Women Cycling Community (WCC) dalam mengampanyekan keselamatan berkendara.

Sedangkan kampanye itu sendiri, berlangsung di BMW Motorrad, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (10/3) pagi. Selain ratusan pesepeda, hadir pula anggota WCC yang diantaranya ada deretan artis Nirina Zubir, Sigi Wimala dan Kelly Tandiono

Menurut data di Ditlantas Polda Metro Jaya, menyebutkan sejak Januari hingga Maret 2019 ini, jumlah kecelakaan lalulintas sebanyak 1066 kasus. Dari kasus kecelakaan tersebut, sebanyak 95 orang meninggal dunia.

“Para korban kecelakaan, sebesar 60 persen merupakan generasi Milenial. Melalui kampanye MRSF di seluruh provinsi dan kota-kota di Indonesia, Polri ingin mengajak masyarakat ikit menekankan angka kecelakaan dengan mematuhi peraturan lalulintas,” ucap Wahyu yang didampingi Wadirlantas, AKBP I Made Agus Prasatya.

Sementara itu Made Agus Prasarya menambahkan bahwa pihaknya menggandeng komunitas WCC untuk ikut mengkampanyekan keselamatan (berkendara) tentang mencegah kaum milenial sebagai korban.

Menurutnya komunitas WCC itu didominasi kaum ibu rumah tangga yang gemar bersepeda. Made menyatakan bahwa merangkul para ibu rumah tangga bisa menjadi langkah efektif untuk menurunkan angka kecelakaan di jalan.

Baca Juga:  Ribuan Motor Mudik Lebaran Padat Merayap di Jalur Kalimalang 

“Jadi, komunitas ibu-ibu ini paling care dengan masalah-masalah di komuntisanya. Dia akan menyampaikan kepada keluarga dan sanak saudaranya untuk ikut mendeklarasi keselamatan berlalulintas,” paparnya.

Ditambahkan Made bahwa para ibu dapat menyosialisasikan kepada anak dan keponakan mereka tentang keselamatan berlalulintas.

“Kami sampaikan tentang banyak loh korban lakalantas dari milenial, jangan sampai anak – anak kita, saudara kita, keponakan kita menjadi korban. Sayang kan gara – gara pakai Hp dalam berkendara jadi korban. Ibu-ibu ini komunitas yang sangat cepat untuk menyebarkan informasi,” ujar Made.

Pada bagian lain dalam siaran persnya, WWC merupakan wadah bagi pesepeda perempuan untuk bersepeda atau riding bersama yang terbentuk sejak tahun 2015.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu kampanye keselamatan lalu lintas karena
banyaknya kecelakaan pesepeda maupun pelanggaran lalulintas lainnya yang terjadi belakangan ini khususnya terjadi di kalangan generasi Millennial.

Berdasarkan data statistik Polda Metro Jaya, kecelakaan lalulintas dari tahun 2014 hingga 2018, generasi yang dominan menjadi korban kecelakaan lalu lintas adalah generasi Millennial dengan angka 17.910 korban. ■ RED/SDON/GOES

Beri Tanggapan