Laporan dari Petugas Lapangan, 50 BANGUNAN RUSAK PARAH Diterjang Angin Kencang di Sumenep

SUMENEP (POSBERITAKOTA) – sedikitnya 50 bangunan rusak akibat kencang yang melanda dua kecamatan di wilayah itu, Minggu (10/3). Demikian dinyatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur.

Kepala BPBD Pemkab Sumenep, Abd Rahman Readi, di Sumenep, Senin (11/3), mengatakan data jumlah bangunan rusak ini berdasarkan laporan petugas lapangan yang diterima hingga tadi malam.

Adapun ke-50 bangunan rusak itu tersebar di empat desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Saronggi. Di Kecamatan Lenteng di dua desa, yakni Desa Poreh dan Desa Tarogan. Di Kecamatan Saronggi juga dua desa, yakni Desa Talang dan Desa Kambingan Timur.

Di Kecamatan Lenteng, jumlah total bangunan rusak akibat angin kencang yang disertai hujan deras sebanyak 46 unit bangunan. Sedangkan empat bangunan sisanya di Kecamatan Saronggi.

Baca Juga:  'Pendatang Baru' Mau ke Jakarta karena Tersedia Lapangan Kerja

Dia menjelaskan data jumlah bangunan rusak ini merupakan data sementara, yang dilaporkan petugas BPBD Pemkab Sumenep yang bertugas di lapangan.

“Kalau korban jiwa, nihil, tapi kerugian materiel ditaksir mencapai ratusan juta. Jenis kerusakannya, mulai dari rusak tingan hingga rusak parah,” katanya. Saat ini, Pemkab Sumenep berkoordinasi dengan TNI dan Polri, guna membantu para korban.

Hujan deras disertai angin kencang itu juga merobohkan pepohonan dan memutus jaringan listrik di lokasi kejadian. Berdasarkan catatan BPBD Pemkab Sumenep, Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Saronggi, memang terdata sebagai kecamatan rawan bencana alam. ■ RED/AAN/AYID

Beri Tanggapan