Usai Gelar Rapimgab, PEMPROV DKI Umumkan Tarif MRT Jakarta Senin Besok

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Tarif naik kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan diumumkan hari Senin mendatang. Saat ini Pemprov DKI sedang berkordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas besaran harga tiket penumpang.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (22/3). “Senin akan ada Rapimgab. Insya Allah setelah melalui rapat gabungan dengan berbagai pihak kita sudah dapat tentukan tarifnya,” ujar Anies. Menurutnya besaran tarif akan disesuaikan dengan jarak tempuh penumpang. “Mungkin akan dihitung per kilometer atau per stasiun,” tambahnya.

MRT Jakarta fase pertama jurusan Bundaran HI – Lebak Bulus memiliki panjang rute sekitar 11,8 kilometer dengan jumlah stasiun sebanyak 13 lokasi, terdiri dari stasiun darat tujuh titik dan enam stasiun bawah tanah.

“Hitungannya antara lain Rp 1.000 per kilometer. Misalnya dari Stasiun Lebak Bulus, kemudian sampai Stasiun Blok M itu. Dari Stasiun Senayan sampai Bundaran HI berapa. Harganya nanti antarstasiun. Kalau dirata-rata totalnya Rp 10 ribu,” ucap dia.

Anies menjelaskan, hingga tanggal 31 Maret 2019 MRT masih dioperasikan secara nonkomersil. Artinya warga bisa menaiki hanya-cuma-cuma alias gratis. “Ini bukan fase uji coba. Uji cobanya sudah selesai bulan lalu. Ini fase operasi nonkomersial,” katanya.

Setelah fase itu berakhir, pengguna akan dikenakan tarif. Untuk itulah pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengumumkan besaran tarif. “Besaran tarif yang akan diberlakukan untuk umum tersebut, sudah termasuk subsidi dari pemerintah,” jelas Anies yang mana beberapa hari terakhir mendampingi Presiden Jokowi menjajal kereta MRT tersebut. ■ RED/JOKO/G

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here