Upaya Memetakan Data Kemiskinan Terbaru, PEMPROV DKI Lakukan Pemutakhiran

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam upaya pemetaan kemiskinan terbaru, Pemprov DKI Jakarta segera melakukan pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT). Kegiatan berupa verifikasi dan validasi data tersebut akan dimulai tanggal 10 April sampai 6 Juli 2019 dengan mengerahkan 761 petugas lapangan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah. “Basis Data Terpadu (BDT) merupakan sumber dari segala sumber data untuk penanganan fakir miskin,” ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Senin (8/4).

Pihaknya mengerahkan 761 petugas untuk melakukan pemutakhiran BDT di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Irmansyah menjelaskan bahwa melalui pemutakhiran BDT tersebut dapat diidentifikasi secara tepat dan cepat kelompok sasaran yang akan menerima manfaat dan tujuan program berdasarkan kriteria keikutsertaan.

“Mereka yang mendapatkan bantuan sosial haruslah yang benar-benar berhak sesuai dengan kriteria yang ditetapkan,” terangnya.

Baca Juga:  Proyek LRT Tak Salah, ANIES Minta Kontraktor Perbanyak Pompa Air Guna Kurangi Banjir

Ia juga menambahkan untuk pemutakhiran perlu terus dilakukan secara berkala karena bisa saja terjadi perubahan-perubahan berkaitan dengan inklusif error seperti, meninggal dunia, pindah rumah, ataupun kesejahteraannya sudah meningkat.

“Ada juga eksklusif error. Artinya, ada warga yang semestinya berhak mendapatkan bantuan, namun belum terdata,” tandasnya.

Untuk diketahui bahwa pemutakhiran di wilayah Jakarta Pusat akan dilaksanakan pada 10-21 April, Kepulauan Seribu 11-13 April, Jakarta Utara 22 April-7 Mei, Jakarta Timur 8-22 Mei, Jakarta Barat 23 Mei-23 Juni, dan Jakarta Selatan pada 24 Juni-6 Juli.

Irmansyah mengimbau agar masyarakat termasuk pengurus RT RW mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan data yang sebenarnya. ■ RED/JOKO/G

Beri Tanggapan